Pangkalpinang - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersilahturahmi dan beraudensi ke dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Bangka belitung.
 
Kedatangan kepala BKKBN langsung disambut baik dan diapresiasi oleh Ketua DPRD babel Herman Suhadi, didampingi ketua dan anggota komisi empat, Jawarno dan Dodi Kusdian, diruang kerja Ketua DPRD Babel.
 
"Alhamdulillah, Kita bersyukur karena hari ini kita dapat bersilahturahmi, Terima kasih sudah datang kesini", kata, Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, di ruang kerjanya DPRD Babel, rabu (17/03/2021).
 
Kedatangan kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fazar Supriadi Sentosa, bersama beberapa orang pegawai BKKBN Babel untuk bersilahturahmi dan berkenalan dengan Ketua DPRD Babel Herman Suhadi yang baru dilantik menjadi ketua DPRD Babel.
 
" pada intinya mereka bersilahturahmi dengan Ketua DPRD, dan ada beberapa hal yang mereka sampaikan, salah satunya tentang ada regulasi/ perda yang mengatur tentang retribusi dalam pelayanan KB", kata, ketua DPRD Babel Herman Suhadi.
 
Dikatakan Ketua DPRD, bahwa BKKBN menyarankan agar regulasi dalam pelayanan KB untuk dapat ditinjau Kembali, karena didalam pelayanan KB itu, sebagian besar masyarakat menurut versi mereka (bkkbn) berharap agar tidak ada lagi retribusi, peraturan maupun perda yang mengatur retribusi tersebut, ungkapnya.
 
"Nanti akan kita koordinasikan dengan Kabupaten /kota yang ada di Bangka belitung", terangnya.
Published in Berita
Pangkalpinang - Herman Suhadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di suntik Vaksin Covid -19 Dosis yang kedua, di klinik kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, selasa (16/03/2021).
 
Untuk diketahui, vaksin dosis yang kedua merupakan lanjutan suntikan vaksin dosis yang pertama yang telah dilaksanakan pada hari selasa (02/03/2021) dua minggu yang lalu.
 
Sama seperti di suntik vaksin dosis pertama, untuk vaksin dosis yang kedua, Ketua DPRD tidak merasakan keluhan apapun dan proses penyuntikan vaksin pun berjalan lancar, aman dan baik.
 
" Alhamdullilah, sama seperti yang pertama, tidak merasakan apa-apa", kata, Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, didampingi Wakil Ketua Hendra Apollo, dan Sekretaris DPRD Babel M Haris AR, AP usai di suntik Vaksin Covid -19 Dosis yang kedua, di klinik pratama kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, selasa (16/03/2021).
 
Rencananya, dalam waktu yang dekat, pembelajaran tatap muka akan mulai diterapkan, menyikapi hal tersebut. Ketua DPRD Menghimbau, kepada pada pihak sekolah, tenaga pendidik/guru, orang tua murid maupun para pelajar untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
 
"apabila pembelajaran tatap muka sudah boleh dimulai, seandainya ya, peraturan nya sudah mengintruksikan untuk itu. maka prokesnya benar" harus dijalankan, jangan lengah. ikuti semua peraturan yang ditetapkan pemerintah tentang program kesehatan", himbaunya.
 
Selain itu, kata Ketua DPRD, bahwa peran orang tua sangat besar, pasalnya, para orangtua harus mengingatkan, mempersiapkan dan membentengi anak-anaknya agar untuk selalu menjaga kesehatan dan mematuhi prokes.
 
"Ini kewajiban kita bersama, sekolah bisa jalan, kesehatan pun bisa jalan. Mudah-mudahan pemutusan penyebaran covid -19 dapat secepatnya kita lakukan di provinsi babel ini. Dan covid benar" berada di zona Zero di Provinsi Babel", harapnya.
Published in Berita
Hallo Sepradik Serumpun Sebalai,
 
Bicara mengenai keindahan alam kepulauan Bangka Belitung (kep. Babel), memang tidak ada habis-habisnya. Salah satunya danau pading yang sedang viral dan banyak dikunjungi wisatawan saat ini. Terletak di desa Perlang kabupaten Bangka Tengah (Bateng), dengan menempuh perjalanan 1 jam dari ibukota provinsi Pangkalpinang kita sudah dapat menikmati surga wisata alam yang eksotik.
 
Saat pertama kali berkunjung kesini mata kita akan disuguhkan dengan keindahan sebuah ceruk/danau yang berwarna hijau tosca dengan latar belakang deretan bukit-bukit nan cantik dan hijau. Selain view yang memanjakan mata, destinasi wisata danau pading yang dikelola oleh pokdarwis ini menawarkan jasa tour keliling danau menggunakan boat yang cukup terjangkau.
 
Hal inilah yang mendorong pansus kepariwisataan DPRD provinsi kep. Babel berkunjung ke danau pading desa Perlang, kabupaten Bateng untuk melihat langsung dan bertemu dengan para penggiat pariwisata yang ada di daerah tersebut, guna mendapatkan masukan dan informasi dalam menjalankan dan mengembangkan destinasi wisata. Saran dan masukan inilah yang akan menjadi bahan diskusi anggota pansus kedepannya dalam merumuskan draft ranperda kepariwisataan sehingga nantinya perda ini dapat bermanfaat bagi pembangunam dan pengembangan kepariwisataan yang ada di kep. Babel.
 
Aksan Visyawan menjelaskan bahwa saat ini DPRD provinsi kep. Babel sedang merancang dan membahas ranperda kepariwisataan, dimana ranperda ini setelah disahkan nantinya memjadi perda dapat bermanfaat bagi para penggiat pariwisata di kepulauan Bangka Belitung (kep. Babel).
 
"Kita kesini ingin melihat langsung permasalahan-permasalahan yang ada di lapangan seperti apa dan kemudian kita didiskusikan, agar pariwisata dan para penggiat pariwisata dapat berkembang, ucap Aksan."
 
Sementara itu di waktu yang sama kades Perlang Rusliyadi menjelaskan desa perlang sendiri sebelumnya sudah memiliki wisata bahari yang mehadirkan keindahan bawah lautnya (fauna laut dan terumbu karang) selain itu juga terdapat gusung ditengah laut yang menjadi nilai lebih wisata bahari yang kami tawarkan. Dimana semua itu sekarang dikelola oleh pokdarwis.
 
"Karena saat ini wisata bahari terkendala dengan angin dan gelombang yang besar, untuk saat ini kita konsern di pengembangan danau pading ini. Dimana pengembangan destinasi danau pading ini masih menggunakan swadaya masyarakat. Untuk kendala kami disini akses jalan masih tanah merah dan belum terjangkaunya pasokan listrik dari PLN, jelas Rusli.
Published in Berita
Toboali - Silahturahmi kebangsaan yang di pelopori ketua DPRD babel Herman Suhadi, seakan menjadi salah satu langkah tepat untuk mewujudkan provinsi kepulauan bangka belitung yang lebih maju dan sejahtera.
 
Terbukti, meski baru 45 hari dilantik menjadi Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi terus bergerak melangkahkan kaki menjalin silahturahmi kebangsaan, bersinergi dan berkolaborasi ke semua pihak, ke seluruh kabupaten/kota Sebabel.
 
Keinginan kuat Ketua DPRD Babel Herman Suhadi dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan dalam satu bingkai pemikiran yang mulia dalam mewujudkan negeri serumpun sebalai ( Provinsi Kep. Bangka Belitung) yang aman, makmur dan sejahtera.
 
Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, didampingi Sekretaris DPRD M Haris AR, AP, bersilahturahmi kebangsaan dengan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid dan Debby Vita Dewi, diruang kerja Bupati Basel, senin (15/03/2021) sore.
 
Ketua DPRD Babel Herman Suhadi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas penyambutan hangat dari bupati dan wakil bupati Basel, dan ia berharap, agar harmonisasi serta sinergitas dan tali silaturahmi antara eksekutif dan legislatif Ini bisa terus terbina dengan baik.
 
"ada pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang, dan Alhamdulillah pada hari ini kita ditakdirkan menjadi kader bangsa yang sama, bisa hadir disini bersilahturahmi, kita tidak berbicara warna tetapi berbicara Bangka Belitung", terangnya, senin (15/03/2021) sore.
 
Seperti diketahui, sejak dilanda pandemi covid -19, anggaran di pemerintahan baik ditingkat kabupaten/kota maupun Provinsi sebabel mengalami penurunan.
 
Ketua DPRD babel Herman suhadi berharap, berbagai permasalahan yang terjadi akan dapat teratasi jika dihadapi dengan kebersamaan, berkolaborasi dan saling bersinergi, baik Provinsi maupun Kab/kota Sebabel.
 
" barang sedikit ini ketika kita bagikan dengan secara tidak merata, karena ada beberapa daerah pembangunan nya begitu melesat karena dukungan provinsinya melebihi dari daerah yang lain. Nah, kedepan marilah kita berdasarkan azas prioritas", harapnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Bupati Basel Riza Herdavid, mengapresiasi dan menyampaikan rasa Terima kasihnya atas silaturahmi Ketua DPRD babel yang telah bersedia datang ke Bangka Selatan.
 
Dengan adanya silahturahmi ini diharapkan tercipta nya harmonisasi serta terjalinya sinergitas yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam rangka bersama-sama menjalankan roda pemerintahan dalam mewujudkan bangka Selatan yang lebih baik dan maju.
 
" yang lain nya sudah mapan, kami ini baru asak kawa, tapi asak kawa pasti Pacak (Asal Mau, tapi asal mau pasti bisa (red), inti kayak gitu pak Ketua, minta tulong pak Ketua. terima kasih pak Ketua la mere kami ( Sudah datang menemui kami (red)", ujarnya.
 
Sementara itu, wakil bupati Basel Debby Vita Dewi berharap, adanya bantuan anggaran Dana Bantuan (DABA) dari Provinsi terhadap proses pembangunan di kabupaten bangka selatan, yang nantinya akan dikelola Pemkab Basel.
 
" Semoga dengan adanya DABA bangka selatan akan semakin baik dan maju", harapnya.
Published in Berita
Hallo Sepradik Serumpun Sebalai,
 
Salah satu fungsi perda adalah sebagai alat pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan daerah. Begitu juga dengan lahirnya nanti perda kepariwisataan yang diharap dapat memberikan kemudahan dan manfaat bagi masyarakat dan penggiat pariwisata yang ada di kep. Babel (kepulauan Bangka Belitung) guna meningkatkan perekonomian masyarakat kep. Babel.
 
Hal ini disampaikan Aksan Visyawan selaku ketua pansus kepariwisataan seusai rapat pembahasan draf ranperda kepariwisataan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD)terkait di ruang Banmus (Badan Musyawarah) DPRD, Senin (15/03).
"Kemudahan kemudahan apa yang didapat dari draft ranperda, apa manfaatnya yang tadinya tidak diatur menjadi ada, tutur aksan. "
 
Secara hirarki draft ranperda ini harus dapat menggambarkan rencana strategis provinsi untuk dikembangkan dengan regulasi-regulasi yang dimudahkan, dimana peran pemerintah, peran sadar wisata, pokdarwis, penggiat pariwisata diatur didalamnya. Begitu juga dengan nilai-nilai kearifan lokal yang akan dimunculkan harus tergambarkan dengan jelas. Untuk itu pembahasan draft ranperda ini harus secara kolektif baik dilingkup OPD ataupun lintas sektor, jelas Aksan.
 
Ditambahkan Aksan masukkan-masukkan dari kementrian terkait dan bksda untuk dibahas dan didiskusikan bersama pada saat rapat pembahasan.
 
Adet Mastur selaku anggota pansus juga menegaskan didalam draft ranperda tentang kepariwisataan untuk lebih menekankan pada sisi kualitasnya terkhusus mengenai kearifan lokal. Munculnya perda ini secara aspek sosiologis dikarenakan Kep. Babel masuk dalam 10 (sepuluh) besar destinasi wisata. Di pulau Bangka atau Belitung sudah banyak para penggiat pariwisata ataupun masyarakat yang mengembangkan destinasi wisata tanpa adanya regulasi. Sehingga banyak penggiat wisata menunggu hadirnya regulasi yang memgatur kepariwiasataan itu, terang Adet.
 
"Kita harus mengamankan (aset wisata), harus kita buat regulasi ataupun ketetapan hukumnya berkenaan dengan kearifan lokal. Kita ingin perda ini mempunyai kualitas, dan hanya sekedar untuk di sah-sah kan saja, kata Adet."
 
Kita mau tau perda ini manfaatnya untuk penyelamatan kep. Babel ini sudah harus ada sehingga ada kekuatan hukum.
 
Azwari Helmi menambahkan didalam draft ranperda harus dipertegas lagi peran dari pemerintah dan masyarakat. Sehingga dalam menjalankan tugasnya OPD ataupun penggiat wisata dapat berjalan dengan baik.
 
"Jangan hanya peran masyarakat saja, peran pemerintah harus jelas, ujar Azwari Helmi. "
 
"Saya ingin kedepannya perda ini bermanfaat bagi masyarakat, penggiat pariwisata dan juga pemerintah tentunya.
 
Perda ini sangat ditunggu oleh penggiat pariwisata, tutup Aksan."
Published in Berita
Koba - Ketua DPRD babel Herman Suhadi mengajak para pimpinan, kepala daerah kabupaten/kota dan seluruh pihak untuk selalu berkolaborasi dan bersinergi dalam rangka mewujudkan provinsi kepulauan bangka belitung yang lebih maju dan sejahtera.
 
40 hari Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Babel Herman Suhadi terus menjalin silahturahmi kebangsaan, bersinergi dan berkolaborasi ke semua pihak, mulai dari Forkompinda, pimpinan daerah bupati/wakil bupati, pemuda maupun ke masyarakat Babel dan hari ini Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, didampingi Sekretaris DPRD M Haris AR, AP bersilahturami dengan bupati Kabupaten Bangka tengah Algafry Rahman dan Wakil Bupati Bateng Herry Erfian. Suasana silahturahmi pun tampak penuh dengan keakraban dan semangat.
 
"Kita bersyukur bisa bersilahturahmi ke sini,dengan bersilahturahmi kita jadi tahu apa yang harus kita perbuat nanti kedepan. Mari kita bekerja dan berkoordinasi yang lebih baik tanpa ada batas apapun", ujarnya, jumat (12/03/2021) sore.
 
Diakui Ketua DPRD Babel, bahwa dengan bersilahturahmi maka yang tidak kenal maka bisa jadi kenal dan menjadi tahu kondisi yang dihadapi saat ini, serta langkah-langkah yang akan dilakukan kedepan, sehingga dengan bersilahturahmi dan berkolaborasi diharapkan ada hasil yang bisa di perbuat demi mewujudkan provinsi kepulauan bangka belitung yang lebih maju dan sejahtera.
 
" sementara kabupaten/kota butuh anggaran untuk membangun. Apa yang menjadi Kebutuhan pokok, kebutuhan dasar yang dibutuhkan, inspirasi masyarakatnya bagaimana, intinya bersilahturahmi", ungkapnya.
 
Bupati Kabupaten Bangka tengah Algafry Rahman didampingi sang Istri dan Wakil Bupati Bateng Herry Erfian menyambut baik dan mengapresiasi atas kunjungan ketua DPRD Babel Herman suhadi yang telah bersilahturahmi ke bangka tengah.
 
"Alhamdulillah, pak Ketua bisa hadir di sini, tentunya ini harus diciptakan, kami sangat senang sekali. kami sangat butuh dengan DPRD Provinsi, Harmonisasi ini harus dibangun", ucap, bupati bateng Algafry dengan wajah penuh semangat, di ruang kerjanya kantor bupati Bangka tengah, jumat (12/03/2021) sore.
 
Ditambahkannya, bahwa DPRD provinsi berperan penting dalam proses pembangunan yang ada di kabupaten/kota. selain itu, kedepan, pihaknya berharap semoga dprd provinsi dapat bersinergi untuk membangun Bangka Belitung, khususnya Kabupaten Bangka Tengah, agar lebih baik dan maju.
 
"InsyaAllah nanti kami akan balas kunjungan ini untuk berkunjung ke DPRD Babel. Pucuk dicinta ulam pun tiba, pak Herman menjadi ketua DPRD kami merasa bangga", ungkapnya.
Published in Berita
PANGKALPINANG - Awali pertemuan di Ruangan Banmus, Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi sampaikan bahwa pagi ini kami bukan sebagai lembaga pengadilan. "Karyawan hanya meminta adanya kebijakan perusahaan sehingga permasalahan mutasi ini tidak berlarut - larut. Harapan saya adanya investasi yang terus membangun provinsi ini", demikian sampai Herman pada Rapat Dengar Pendapat bersama dengan PT. Tata Hamparan Eka Persada.
 
Pertemuan pada Jumat pagi (12/03) ini turut dihadiri perwakilan Polda Babel, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bangka Belitung, Dinas Pertanian Babel, Disnaker Kabupaten Bangka Barat juga Perwakilan karyawan PT.THEP.
 
Alani mewakili karyawan THEP sampaikan bahwa tuntutan kami agar karyawan tidak dimutasikan secara seporadis. Padahal selama ini, THEP aman saja. Kami berharap adanya dialog yang baik.
 
Ditambahkan oleh Mandor Perawatan, Teguh Priyatno pada Perjanjian Kerja Bersama PT. THEP ( perjanjian antara perusahaan, SPSI dan karyawan) dalam Pasal 17 ayat 4 bahwa "SK mutasi diberikan dua (2) minggu sebelum karyawan dimutasikan" tetapi kami mendapatnya 2 hari sebelum keberangkatan ke lokasi mutasi.
 
Tanggapi aspirasi perwakilan karyawan, utusan dari THEP Imron Tajuddin yang menjabat Manager HRD "kami selalu berusaha agar semua lini dapat terkendali pada manajemen terbaru. Hasil koordinasi dengan SPSI, juga sepakat dengan manajemen bahwa mutasi dapat disampaikan satu minggu sebelumnya agar dapat beroperasional dengan normal dan mereka karyawan menandatangani SK-nya tanpa keberatan. Kami sesuai aturan UU maka agak kaget saat menerima surat dari Lembaga Anti Korupsi. Kami tergabung dalam wadah SPSI. Saat mutasi kami tidak melepaskan begitu saja, tetapi kami sediakan tempat menginap bagi karyawan yang tidak bisa bekerja pulang pergi.
 
Kemarin saya sudah menghubungi SPSI dan mereka mendukung mutasi guna regenerasi untuk mencapai target satu tahun mendatang. Hingga hari ini tidak ada satu karyawanpun yg protes kepada saya".
 
Herman Suhadi ungkapkan bahwa kita tidak perlu memperpanjang, harus di selesaikan secara kekeluargaan.
 
Imron kemukakan kami sangat terbuka dan taat aturan dan sesuai dengan Undang - Undang. Harapan kami dapat diselesaikan secara internal perusahaan.
 
Ketua Komisi II, Adet ungkapkan jika terkait mutasi yang sewajarnya adalah hal yang biasa dan tidak masalah. Perusahaan tentu saja punya aturan sendiri yang pastinya tidak menyimpang. Karena kita bekerja harus bersedia ditempatkan dimana saja. Jika ada masalah, selesaikan secara kompromi.
 
Diungkapkan Ketua Komisi IV, Jawarno bahwa saya tidak mengerti masalah mutasi ini apa ada yang dirugikan. Karena hingga sekarang, tidak jelas akar permasalahan dan dampak dari mutasi ini. Kami meminta penjelasan detail sehingga tahu langkah dan keputusan yang kita ambil.
 
Menjawabnya Teguh menjelaskan upah yang kami terima sesuai standart UMR Babel 3,2jt. Saya dipindahkan dari Penyampak ke Berang yang radius cukup jauh, tidak mendapatkan tambahan apapun malahan beban biaya transportasi kami bertambah. Dan kami juga dibebankan 250.000 untuk pembayaran uang makan. Tempat tinggal untuk karyawan juga tidak layak. Jadi kami merasa sengaja dimutasikan untuk membuat tidak betah dan menjadi bumerang sehingga kami mengundurkan diri sendiri.
 
Adanya penjelasannya ini Jawarno berpendapat perusahaan jelas sesuai dengan aturan melakukan mutasi bukan promosi tetapi jangan dengan emosi tindakan ini, tolong lah meski perusahaan berprinsip mencari keuntungan tetapi kemanusiaan tetap diseimbangkan. Mundur selangkah untuk kebijakan yang lebih adil.
 
Johansen Tumanggor tambahkan informasi yang kami dengar di ruangan ini akan kami cari fakta sehingga kebenarannya terungkap. Saya berharap THEP juga dapat bijak. Jika ada kekurangan, berikan pelatihan. Pasti ada tahapan guna perbaikan kualitas karyawan. "Saya ingin perusahaan dan karyawan sama - sama bahagia", ucap politisi Nasdem akhiri pendapatnya.
 
Hingga saat ini, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bangka Barat belum menerima hasil kompromi dari THEP dengan SPSI. Kami juga sangat setuju jika Komisi IV DPRD berkenan meninjau langsung kondisi karyawan di lokasi perkebunan.
 
Tampak hadir anggota DPRD lainnya Toni Mukti, Heriyawandi, Ranto Sendhu, Fitra Wijaya dan Susi.
 
Diakhir pertemuan Herman Suhadi berpesan kepada seluruh peserta rapat agar dapat memelihara dan menjaga situasi kamtibnas yang sudah sangat kondusif di kep. Babel.
 
"Saya mohon dengan hormat kepada kita semua mari kita jaga situasi kamtibnas yang sudah sangat kondusif di kep. Babel ini. Ada hal besar kita kecilkan, hal kecil kita hilangkan dan jangan mencari masalah, tutup Herman."
Published in Berita
Halo Sepradik Serumpun Sebalai.,
 
Setelah ke Kapolda, Kajati dan Danrem pada waktu lalu, kali ini Ketua DPRD kep. Babel Herman Suhadi, S.Sos didampingi wakil ketua Hendra Apollo dan sekretaris DPRD M. Harris AR, AP kembali melanjutkan silahturahmi kebangsaannya ke Markas Komando (Mako) TNI AL Bangka Belitung di jalan Tanjung Gudang, Kecamatan Belinyu Kab. Bangka, Rabu (10/03).
 
Dalam kesempatan itu ketua DPRD menyampaikan terimakasihnya sudah diterima dengan hangat langsung oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Kol. Laut (P) Dudik Kuswoyo. Ketua DPRD juga akan mendorong terwujudnya rencana pembangunan dermaga sandar bagi kapal-kapal TNI AL di Tanjung Gudang tersebut.
 
"Saya pikir sudah sewajarnya Markas Komando seperti Lanal ini memiliki sebuah dermaga sandar bagi kapal-kapal TNI. Kami dari DPRD provinsi kep. Babel akan berusaha semaksimal mungkin membantu mendorong itu bahkan mungkin mencari jalan keluar demi terwujudnya hal tersebut. Dermaga tersebut juga nantinya selain digunakan oleh Lanal Babel sendiri juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, ujar Herman. "
 
Sebelumnya pada kesempatan yang sama Kol. Laut (P) Dudik Kuswoyo menjelaskan saat ini Lanal Babel memiliki 5 (lima) kapal sebagai sarana penunjang dalam melakukan pengawasan dan pengamanan wilayah perairan Babel yang meliputi perairan laut latuna, selat Bangka, Selat Gaspar, ALKI 1, dan laut Jawa. Beberapa kerawanan yang masuk dalam pengawasan dan pengamanan yang dilakukan oleh Lanal Babel diantaranya jual beli BBM ilegal, peredaran Narkoba, perompakan penyelundupan pasir timah, bom ikan, pelanggaran kapal ikan dan penjarahan BMKT (Barang Muatan Kapal Tenggelam).
 
Dengan luasnya wilayah perairan dan banyaknya kerawanan yang terjadi di Babel Lanal Babel dihadapkan dengan permasalahan kurangnya kapal patroli yang dimiliki oleh Lanal Babel sendiri. Disamping itu juga belum tersedianya dermaga tempat bersandarnya kapal-kapal patroli Lanal Babel yang ada, jelas Perwira lulusan Akademi Angkatan Laut tahun 1998 ini.
 
"Besar harapan kita dermaga ini dapat terwujud sehingga bukan saja hanya kapal-kapal kita dapat berlabuh disini tetapi juga dapat di manfaatkan oleh nelayan sekitar, tutupnya."
Published in Berita
SUNGAILIAT - " Seperti yang diketahui masyarakat awam, Rumah sakit jiwa ini hanya untuk orang yang terganggu kejiwaan. Image seperti ini harus kita perbaiki sehingga saat mendengar atau datang ke RSJ tidak ada ketakutan ", ucap Jawarno saat membuka pertemuan di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bangka Belitung pada Rabu siang (10/03).
 
Politikus Gerindra yang menjabat Ketua Komisi IV sampaikan, hari ini kedatangan saya bersama anggota lainnya ingin bersilahturahmi dengan Direktur RSJ yang baru untuk berkoordinasi guna meningkatkan sarana dan prasarana serta menindaklanjuti program pasien ODGJ pasca perawatan.
 
Direktur RSJ Babel, dr. Bahrun Siregar sambut kunjungan kerja DPRD Bangka Belitung bersama pejabat esselon III, IV serta pejabat fungsional. Berlanjut perkenalan dengan Direktur RSJ, diteruskan penjelasan dari Kabid. Pelayanan, dr. Ria Agustie bahwa Rumah Sakit Jiwa tidak hanya memberikan pelayanan terkait kejiwaan, tetapi juga untuk pasien NAPZA, pelayanan tumbuh kembang anak. Saat ini, juga sudah dibuka layanan psikiatri dan rehabilitasi medis. Kami juga sependapat dan sangat ingin menghilangkan stigma bahwa RSJ khusus utk sakit kejiwaaan.
 
Pada pertemuan ini, juga dipaparkan program lainnya untuk pasien pasca perawatan diantaranya ebelum dipulangkan screening sebelum pasien dipulangkan kemudian "Home Visit". Untuk internal ASN juga dilakukan upaya guna peningkatan kapasitas SDM dan pelayanan maksimal.
 
Anggota Komisi IV, Marsidi juga sampaikan hal senada yaitu memberikan pelayanan yg maksimal serta optimal dalam penyembuhan pasien. Dan tidak mengenyampingkan kesejahteraan pegawai disini pastinya. Teman - teman di Komisi 4 akan selalu mensupport anggaran yang berkenaan dengan rumah sakit karena ini langsung bersentuhan pada masyarakat Bangka Belitung.
 
Ditambahkan anggota lainnya, Dody Kusdian bahwa RS ini sudah BLUD, tetapi kami tidak tahu bagaimana pendapatan juga penggunaannya. Kedepan, sebagai mitra kerja Komisi IV mari kita perbaiki koordinasi dan saling bersinergi. Karena ini keterkaitannya dengan support APBD kedepan. Harapan kami, terpenting dalam menjalankan tugas harus mengutamakan teamwork dan kerjasama antar bagian.
 
"Bentuk kerjasama dengan kabupaten kota bagaimana juga harus diperjelas dalam menangani pasien pasca perawatan. Jangan sampai diterlantarkan oleh masyarakat bahkan keluarga. Program penyuluhan dan sosialisasi yang lebih intens kepada masyarakat perlu dilaksanakan, tidak sekedar fokus pada pengobatan saja", demikian sampai Dody.
 
Dede Purnama selaku Wakil Ketua Komisi sangat berharap bisa duduk bersama antara RSJ, RSUD Babel dan Dinas Sosial Babel sehingga bisa jelas program itu berada dimana. Tumpang tindih program harus dihindari. Jika memang diperlukan inisiasi akan kami agendakan di Badan Musyawarah DPRD.
 
Antusias tanggapi diskusi ini, dr. Bahrun setuju ditingkatkannya sarana dan prasarana. Sangat menggembirakan, tahun ini sudah disediakan ruang pelayanan VIP untuk konsultasi. Terkait kebutuhan di lapangan untuk pasien terutama pasca perawatan sudah diakomodir, kerjasama dengan kabupaten / kota sudah dilaksanakan, terlebih untuk pasien BPJS.
 
Dengan keberadaan saya disini, semoga kerjasama tim akan lebih solid dan transparan serta melibatkan semua bagian dalam melaksanakan tugas.
 
Dijelaskan oleh Kabid. penunjang, Lili Elviana bahwa penyembuhan pasien sangat bergantung pada dukungan keluarga. Menindaklanjutinya, di 2021 ini rumah sakit hadirkan program "Family Support Group" yakni dengan mengundang keluarga pasien, puskesmas setempat, RT, PKK sehingga kami yakin pasien pasca perawatan ini dapat berhasil kesembuhannya dan bisa berinteraksi kembali di masyarakat.
 
Lengkapi penjelasan, Kasubbag. penganggaran RSJ, Vina sampaikan di tahun 2021 juga melayani test narkoba dan ini salah satu program yang dapat meningkatkan pendapatan BLUD. Pada 2020, operasional rumah sakit sebesar 30% sudah dibiayai oleh BLUD.
 
Menutup pertemuan, Jawarno tuturkan "Mari kita wujudkan mimpi bersama dengan membuat terobosan dan bila perlu lakukan studi referensi untuk menjadikan RSJ sebagai salah satu icon babel. Salah satunya, langkah awal bisa dilakukan kerjasama dengan perusahaan / lembaga sehingga menambah pemasukan BLUD".
Published in Berita
Pangkalpinang - Ketua DPRD babel Herman Suhadi, mengapresiasi dan mengucapkan Terima kasih kepada para Pengurus cabang ( PC) Pergerakan mahasiswa islam Indonesia (PMII) kota Pangkalpinang Provinsi kepulauan bangka belitung yang telah datang dan bersilahturahmi ke DPRD babel.
 
"terima kasih kalian telah datang dan bersilahturahmi, memang harus banyak bersilahturahmi. karena bersilahturahmi akan mempanjang umur dan memurahkan rejeki",ujar, ketua DPRD Herman, di ruang kerjanya, rabu (10/03/2021) pagi.
 
Ketua DPRD Herman Suhadi berharap, agar para pemuda dapat ikut membantu dalam memberikan pemikiran dan berkontribusi yang baik dalam proses pembangunan bangsa, pasalnya, kedepan para generasi pemuda lah yang akan memimpin dan meneruskan perjuangan pembangunan bangsa.
 
"tolong sampaikan ide " Brilian kalian, silakan hubungi saya baik melalui telepon maupun ketemu langsung, agar nanti dapat menjadi bahan pembahasan kami Kedepan", terangnya.
 
Dikatakan ketua DPRD, Kegiatan apapun bentuknya selama itu positif dan baik maka DPRD Babel akan mensuport dan mendukung.
 
"bahkan ketika kalian ada kegiataan jika ingin menghadirkan Ketua DPRD, pimpinan maupun anggota DPRD Babel, insya Allah saya siap, yang penting do'akan saya agar saya selalu diberi kesehatan", harapnya.
 
Sementara itu, Burkah ketua umum Pengurus cabang ( PC) Pergerakan mahasiswa islam Indonesia (PMII) kota Pangkalpinang, mengatakan bahwa kedatangan mereka untuk bersilahturahmi dan berkenalan dengan Ketua DPRD Babel, sekaligus minta saran dan dukungan agar setiap kegiatan PMII Babel dapat berjalan lancar dan sukses.
 
" Silahturahmi, berkenalan dan mau bersinergi dengan DPRD Babel dan mumpung pak ketua masih baru, jadi kami mau melihat respon pak ketua bagaimana untuk kedepannya", jelasnya.

 

Published in Berita
Pangkalpinang - Ketua DPRD babel Herman Suhadi, mengapresiasi dan mengucapkan Terima kasih kepada para pengurus Himpunan mahasiswa islam (HMI) Provinsi kepulauan bangka belitung yang telah datang dan bersilahturahmi ke DPRD babel.
 
"terima kasih kalian telah datang dan bersilahturahmi, memang harus banyak bersilahturahmi. karena bersilahturahmi akan mempanjang umur dan memurahkan rejeki", ujar, ketua DPRD Herman, di ruang kerjanya, rabu (10/03/2021) siang.
 
Ketua DPRD Herman, berharap agar para pemuda dapat ikut membantu dalam memberikan pemikiran dan berkontribusi yang baik dalam proses pembangunan bangsa, pasalnya, kedepan para generasi pemuda lah yang akan memimpin dan meneruskan perjuangan pembangunan bangsa.
"tolong sampaikan ide " Brilian kalian, silakan hubungi saya baik melalui telepon maupun ketemu langsung, agar nanti dapat menjadi bahan pembahasan kami Kedepan", terangnya.
 
Dikatakan ketua DPRD, Kegiatan apapun bentuknya selama itu positif dan baik maka DPRD Babel akan mensuport dan mendukung.
 
"bahkan ketika kalian ada kegiataan jika ingin menghadirkan Ketua DPRD, pimpinan maupun anggota DPRD Babel, insya Allah saya siap, yang penting do'akan saya agar saya selalu diberi kesehatan", harapnya.
 
Ketua Umum Himpunan mahasiswa islam Provinsi kepulauan bangka belitung R Khulafahu Shidiq, menjelaskan, bahwa kedatangan mereka untuk bersilahturahmi dan berkenalan dengan Ketua DPRD Babel, sekaligus minta saran dan dukungan agar setiap kegiatan HMI Babel dapat berjalan lancar dan sukses.
"kami ingin bersilahturahmi dengan pak Ketua, terima kasih pak atas waktu, saran dan dukungannya", ucap Ketum HMI Babel.

 

Published in Berita
Halo Sepradik Serumpun Sebalai
 
Sebagai bagian dari apresiasi dan ucapan terimakasih kepada segenap stakeholder yang telah turut serta dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kepulauan Bangka Belitung (kep.Babel) serahkan piagam penghargaan kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi kep. Babel di ruang kerja Ketua DPRD, Rabu (10/03).
 
Sukses penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (kep. Babel) tidak terlepas dari dukungan banyak pihak dan peran serta masyarakat kep. Babel, termasuk pemerintah (Legislatif dan Eksekutif).
 
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kep. Babel Herman Suhadi, S.Sos atas nama lembaga menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasihnya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas keberhasilannya dan kinerjanya dalam menyelenggarakan pilkada serentak di kep. Babel terlebih pilkada kali ini diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19.
 
"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kerja kerasnya KPU sehingga penyelenggaraan pilkada dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Apa yang ikak gawi (apa yang KPU kerjakan) keringat, pikiran bahkan aik mata (air mata) mudah-mudahan menjadi amal jariyah bagi kita, karena sudah menjadi tugas kita semua. Kami selalu membuka pintu bagi kawan-kawan yang ingin berdiskusi dan mencari solusi, sehingga dalam melaksakan tugas dan kewajiban kita masing-masing tidak mendapat hambatan yang berarti, terang Herman. "
 
Atas keberhasilan penyelenggaraan pilkada serentak ini Plh. Ketua KPU kep. Babel Guid Cardi menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang berkontribusi sehingga dapat berjalan sukses dan lancar, khususnya DPRD provinsi kep. Babel yang telah berkontribusi dan memantau jalannya pilkada.
 
"Ini bukan kerja dari kami sendiri, tapi ada peran serta dan kontribusi DPRD, pemerintah provinsi/kabupaten/kota, TNI, Polri dan lapisan masyarakat. Selain itu partisipasi pemilih di pilkada tahun ini cukup membanggakan mencapai angka 76% dari target nasional 77,5%. Dikarenakan penyelenggaraan pilkada di tengah pandemi dikhawatirkan akan menimbulkan kluster tersendiri sehingga akan membuat orang takut untuk datang ke TPS. Hal ini cukup membanggakan dan patut kita syukuri. Oleh karenanya pilkada telah sukses dan selesai pantas rasanya kami ungkapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu, menduku g penyelenggaraan pilkada ini, jelas Plh. Ketua KPU. "
 
Di akhir pertemuan Plh. Ketua KPU kep Babel menyerahkan piagam penghargaan kepada Ketua DPRD kep. Babel.
Published in Berita
Pangkalpinang - Ketua DPRD Babel Herman Suhadi didampingi Sekretaris DPRD Babel M Haris AR, bersilahturahmi dengan Komandan Korem (Danrem) 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI, M Jangkung Widyanto, selasa (09/03/2021).
 
36 hari Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, terus menjalin silahturahmi kebangsaan bersama forkompinda, usai silahturahmi bersama Kapolda Babel beberapa waktu yang lalu, kemarin, Ketua DPRD Babel bersilahturami dengan Kejati Babel. dan hari ini, ketua DPRD Babel Herman suhadi bersilahturahmi dengan Komandan Korem (Danrem) 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI, M Jangkung Widyanto, di Markas Komando Resor Militer (Makorem) 045/Garuda Jaya bangka belitung, selasa (09/03/2021).
 
" Alhamdulillah, saya masih melanjutkan kegiataan yang saya sebut silahturahmi kebangsaan. Karena saya baru menjabat ketua DPRD, tentunya sebagai salah satu forkompinda di Babel dan yang paling junior maka saya harus bersilahturahmi dengan para senior" saya", jelas ketua DPRD Herman.
 
ketua DPRD Babel Herman suhadi, berkeinginan dan mengajak seluruh forkomfinda dan seluruh pihak agar dapat bersama-sama dan bergotong royong dalam membangun provinsi kepulauan bangka belitung agar lebih maju dan sejahtera.
 
"Mudah-mudahan kedepan, pembangunan dan keamanan kita semakin baik dan kondusif. itulah niat saya bersilahturahmi ke sini", harapnya.
 
Komandan Korem (Danrem) 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI, M Jangkung Widyanto, menyambut baik, mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas silahturahmi ketua DPRD Babel.
 
"saya sangat menghargai dan berterima kasih, karena beliau begitu dilantik langsung datang ke forkompinda yang lain. menempatkan diri sejajar dengan yang lain dalam hal membangun dengan semangat kebersamaan dan gotong royong", ujarnya.
 
Ia menambahkan, dalam hal membangun dengan semangat kebersamaan dan gotong- royong tentunya permasalahan yang ada khususnya di provinsi kepulauan bangka belitung dapat diselesaikan dengan baik.
 
"Jadi itulah yang kita bicarakan, Bagaimana kita saling bergandeng tangan, bergotong royong agar masyarakat bangka belitung ini pada akhirnya meningkatnya kesejahteraannya terjamin", jelasnya.
Published in Berita
Tuesday, 09 March 2021 11:45

Komisi I DPRD Sumsel Sambangi DPRD Babel

Pangkalpinang - Ketua DPRD Babel Herman Suhadi didampingi Wakil Ketua Hendra Apollo dan Sekretaris DPRD Babel M Haris AR, bersilahturahmi dengan Kepala Kejaksaan tinggi kepulauan bangka belitung I Made Suarnawan, senin (08/03/2021).
 
36 hari Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Babel Herman Suhadi terus menjalin silahturahmi bersama forkompinda, usai silahturahmi bersama Kapolda Babel beberapa waktu yang lalu, kali ini, Ketua DPRD Babel kembali bersilahturami dengan Kejati Babel.
 
"meneruskan silahturahmi dengan forkompinda, sampai hari ini sejak dilantik saya itu baru ke Polda, sekarang Kejati dan kemaren ada ke beberapa Bupati, intinya silahturahmi. untuk kinerja yang lebih baik kita kedepan", jelas, Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, di Kejati Babel, senin (08/03/2021).
 
Dengan terjalinnya silahturahmi antara DPRD bersama forkompinda, diharapkan adanya saran, masukan serta bimbingan dari forkompinda, sehingga kedepan terwujudnya kinerja DPRD Babel dapat lebih baik, efektif dan efisien, dalam mewujudkan provinsi kepulauan bangka belitung lebih baik, maju dan sejahtera.
 
Rencananya, silahturahmi selanjutnya dalam beberapa hari kedepan, ketua DPRD babel akan bersilahturahmi ke Pengadilan Tinggi Dan Korem.
 
" silahturahmi, mohon saran, apalagi saya kan baru dilantik 36 hari. jadi mohon saran, bimbingan. Intinya silahturahmi, silahturahmi kebangsaan", ungkapnya.
 
Kepala Kejaksaan tinggi provinsi kepulauan bangka belitung I Made Suarnawan, mengapresiasi dan menyambut baik silahturahmi Ketua DPRD beserta wakil ketua, telah berkunjung ke kantor kejaksaan tinggi Babel.
 
"terima kasih sudah berkunjung ke kejati dan kami sangat mengapresiasi atas kunjungan ini. apa yang perlu kita diskusikan mari kita diskusikan", ujarnya.
Published in Berita
Pangkalpinang - Ketua DPRD Babel Herman Suhadi didampingi Wakil Ketua Hendra Apollo dan Sekretaris DPRD Babel M Haris AR, bersilahturahmi dengan Kepala Kejaksaan tinggi kepulauan bangka belitung I Made Suarnawan, senin (08/03/2021)
 
36 hari Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Babel Herman Suhadi terus menjalin silahturahmi bersama forkompinda, usai silahturahmi bersama Kapolda Babel beberapa waktu yang lalu, kali ini, Ketua DPRD Babel kembali bersilahturami dengan Kejati Babel.
 
"meneruskan silahturahmi dengan forkompinda, sampai hari ini sejak dilantik saya itu baru ke Polda, sekarang Kejati dan kemaren ada ke beberapa Bupati, intinya silahturahmi. untuk kinerja yang lebih baik kita kedepan", jelas, Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, di Kejati Babel, senin (08/03/2021).
 
Dengan terjalinnya silahturahmi antara DPRD bersama forkompinda, diharapkan adanya saran, masukan serta bimbingan dari forkompinda, sehingga kedepan terwujudnya kinerja DPRD Babel dapat lebih baik, efektif dan efisien, dalam mewujudkan provinsi kepulauan bangka belitung lebih baik, maju dan sejahtera.
 
Rencananya, silahturahmi selanjutnya dalam beberapa hari kedepan, ketua DPRD babel akan bersilahturahmi ke Pengadilan Tinggi Dan Korem.
 
" silahturahmi, mohon saran, apalagi saya kan baru dilantik 36 hari. jadi mohon saran, bimbingan. Intinya silahturahmi, silahturahmi kebangsaan", ungkapnya.
 
Kepala Kejaksaan tinggi provinsi kepulauan bangka belitung I Made Suarnawan, mengapresiasi dan menyambut baik silahturahmi Ketua DPRD beserta wakil ketua, telah berkunjung ke kantor kejaksaan tinggi Babel.
 
"terima kasih sudah berkunjung ke kejati dan kami sangat mengapresiasi atas kunjungan ini. apa yang perlu kita diskusikan mari kita diskusikan", ujarnya.
Published in Berita
Halo Seperadik Serumpum Sebalai,
 
Dalam rangka studi strategis dalam negeri peserta Lemhanas RI angkatan ke 62 akan berkunjung ke provinsi kepulauan Bangka Belitung (kep. Babel) dalam waktu dekat.
 
Direktur Program dan Pengembangan Pendidikan ke Deputian Pendidikan Lemhanas RI, Brigjen TNI Aburrahman mengatakan sebanyak 20 (dua puluh) peserta didik yang terdiri dari TNI, Polri, ASN dan Non ASN akan mengunjungi kep. Babel selama 2 (dua) hari April mendatang, pada saat bersilahturahmi ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi kep. Babel Senin (08/03/21).
 
Adapun kegiatan ini bertujuan membekali para peserta memberikan cakrawala berpikir lbh luas dan komprehensif dan bisa langsung melihat kondisi dilapangan yg berkaitan dengan kondisi wilayah, kearifan lokal dan ketahanan nasional termasuk melihat potensi-potensi wilayah dan menemukan isu-isu strategis yang nantinya bisa digali dan diberikan saran/masukan ke pemerintah daerah.
 
"Salah satu isu strategis yang bisa di gali seperti mineral ikutan dari pertambangan timah (mineral tanah jarang) yang sampai saat ini belum dikelola secara maksimal. Dimana unsur tanah jarang ini berpotensi sebagai bahan baku pembuatan baterai, ucap Abdurrahman."
 
Ketua DPRD Provinsi Kep. Babel mengungkapkan rasa terimakasihnya sekaligus memberikan dukungan kepada Lemhanas RI atas rencana kunjungan peserta
 
"Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Kepulauan Babel mengucapkan terima kasih, kepulauan Bangka Belitung dipilih untuk menjadi daerah studi strategis dalam negeri. Insya Allah kami akan melakukan yang terbaik sesuai dengan kemampuan yang kita miliki, ujar Herman. "
 
Di waktu yang sama Wakil ketua DPRD, Hendra Apollo mengutarakan bahwa hasil studi peserta didik akan menjadi masukan baru dari potensi potensi sumber daya alam yang dimiliki kep. Babel untuk dikelola secara baik guna kemajuan provinsi kep. Babel.
 
" Diharapkan nantinya akan ada temuan-temuan baru dari hasil kunjungan Lemhanas RI mengenai potensi-potensi yang ada di kep. Babel terutama di bidang pariwisata, harap Hendra."
Published in Berita
Sungailiat - Panitia khusus (Pansus) DPRD Bangka Belitung terus melakukan pengkajian secara mendalam terkait pembahasan rancangan peraturan daerah ( Raperda) tentang penambahan penyertaan modal PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jumat (05/03/2021).
 
Ketua Pansus Efredi Effendy menjelaskan, kedatangan tim Pansus DPRD babel ke DPRD kabupaten bangka untuk saling berbagi informasi, saran serta masukan sebagai bahan pertimbangan keputusan Pansus penambahan Penyertaan modal.
 
" Kami kesini bukan mendorong kabupaten ini untuk menyertakan modal, kami tidak mau juga demikian. karena itu kembali ke daerahnya masing-masing. cuma kami mau melihat supaya keputusan ini betul" Keputusan yang final dan tidak terjadi masalah di kemudian hari", ujarnya, saat memimpin rapat bersama DPRD kabupaten bangka, di ruang Banmus DPRD Bangka, jumat (05/03/2021) siang.
 
Dikatakan Ketua Pansus, Efredy, selain itu Pansus juga ingin melihat sejauhmana peran dari Pemda kabupaten untuk ikut serta dalam penyertaan modal.
 
"Kenapa kami tertarik datang kesini, karena kabupaten ini tidak ikut penyertaan modal tahun kemarin, jadi kami mau melihat kenapa itu bisa sampai terjadi", ungkapnya.
 
Pada kesempatan yang sama wakil ketua pansus, Ariyanto mengatakan, harus adanya langkah-langkah yang tepat, serta harus adanya komitment para pemegang saham dalam meningkatkan penyertaan modal.
 
Ditambahkannya, Untuk provinsi masih menunggu kajian akhir dari Penasehat investasi pemerintah provinsi kepulauan Bangka Belitung, secara kualitatif bank itu layak, namun katanya, pansus DPRD babel berharap agar adanya kajian lebih mendalam, sehingga betul- betul dapat dipertimbangkan oleh tim pansus, terangnya.
 
Seperi diketahui, kabupaten bangka pernah melakukan penyertaan modal senilai kurang lebih 7, 7 M. namun beberapa tahun terakhir kabupaten bangka tidak lagi melakukan penyertaan modal. Padahal, berdasarkan dari pembagian Deviden kabupaten bangka sudah melebihi dari modal yang ditanam, mencapai angka 1,8.
 
" Sesuai dengan komitment tanggal 18 Januari 2021, masing" Pemegang saham itu untuk akan menambah modalnya, sesuai dengan komitment itu saja yang kita harapkan", harap wakil ketua pansus Ariyanto.
 
Sementara itu, anggota Pansus Ranto Sendhu, berharap, agar provinsi dan kabupaten/kota untuk bersinergi bahu membahu dalam penambahan penyertaan modal, sehingga terwujudnya cikal bakal bank kebanggaan bagi daerah Babel.
 
" jangan hanya mengharapkan dana provinsi saja, jadi pinter"lah. Bagaimana caranya menghidupkan Bank ini biar lebih maju untuk kemajuan daerah kita sendiri",harapnya.
 
Kedatangan dan saat rapat Pansus DPRD Babel langsung disambut Sekretaris DPRD kabupaten Bangka Erry Gusnawan.
 
Dan dihadiri OPD terkait, antara lain, perwakilan dari Badan keuangan daerah (Bakuda), badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda), Ketua Pansus Efredi Effendy, Ariyanto wakil ketua, beserta seluruh anggota pansus yang terdiri dari Ranto Sendhu, Agung Setiawan, Hellyana, Erwandi A Rani, Matzan, Fitra Wijaya, Evi Junita.

 

Published in Berita
Halo Seperadik Serumpun Sebalai,
 
Kecamatan Riau Silip merupakan salah satu destinasi wisata yang tidak asing lagi di telinga masyarakat Babel yang dikenal sebagai Taman Nasional (TN) Gunung Maras. Taman Nasional Gunung Maras sendiri berada di 2 (dua) Kabupaten yaitu Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Barat. Kawasan dengan luas 16.806,91 Ha memiliki beragam potensi yang dapat di eksplorasi dan kembangkan diantaranya air terjun, camp area, tracking, keragaman flora dan fauna. Dengan potensi yang dimiliki TN Gunung Maras ini menjadikannya sebagai salah satu tujuan destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh banyak wisatawan.
 
Potensi yang dimiliki TN Gunung Maras ini menjadi salah satu acuan Tim Pansus Kepariwisataan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) untuk terus menggali informasi, saran dan masukan serta permasalahan yang ada di lapangan. Selepas sholat Jumat Tim Pansus langsung menyambangi Kecamatan Riau Silip guna bertukar pikiran dan bersilahturahmi bersama camat Riau Silip, KPHP Gugus Panca, BKSDA Sumatera Selatan, Kades, Pokdarwis dan masyarakat desa Berbura.
 
Beberapa permasalahan, saran, serta ide yang dihimpun tim pansus pada saat pertemuan, salah satunya yang menjadi konsern tim pansus kepariwisataan adalah pengembangan wisata desa Berbura, karena secara admistratif desa Berbura masuk dalam kawasan zona Konservasi TN Gunung Maras. Dimana kewenangan pengembangan dan pengelolaan destinasi ada pada pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
 
Adapun ide menarik yang dimunculkan anggota pansus Azwari Helmi bagaimana membuat narasi ataupun cerita lokal yang menarik terhadap destinasi yang ada di kecamatan Riau Silip sendiri khususnya TN Gunung Maras.
 
Sepakat dengan Azwari Helmi ketua pansus Aksan Visyawan juga mendorong desa masyarakat penggerak wisata agar dibuatkan narasi yang merarik berbasis kearifan lokal guna memperkaya daya tarik wisata yang dimiliki.
 
"Saya sangat setuju apa yang dikatakan Pak Azwari Helmi bahwa narasi atau cerita yang berbasis kearifan lokal harus kita buat, kalau perlu kita lombakan. Pada intinya kita ingin pariwisata yang ada di Bangka Belitung maju dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, tutup Aksan."
Published in Berita
Halo Sepradik Serumpun Sebalai,
 
Tepat pagi tadi Jumat 05/03/2021 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) bersama eksekutif, akademisi dari UII, Masyarakat Sadar Wisata (Masata), BP Geopark, Himpunan Pemandu Wisata, Gabungan Industri Pariwisata (GIPI) dan masyarakat yang tergabung dalam Pansus Ranperda Kepariwisataan melakukan pembahasan terhadap draft Ranperda yang sedang di godok oleh Pansus DPRD diruang Badan Musyarah DPRD Kep. Babel.
 
Banyak ide dan saran yang konstruktif disampaikan kepada Pansus DPRD guna menyempurnakan draft Ranperda ini. Diantaranya unsur muatan lokal/kearifan lokal yang harus lebih spesifik, pengembangan industri kreatif sebagai penunjang destinasi wisata, pengembangan kepariwistaan daerah dan banyak lainnya yang harus diatur dalam ranperda itu sendiri.
 
Aksan Visyawan selaku ketua pansus mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh stakeholder dan komponen masyarakat atas sumbang ide, saran dan masukkannya guna membangun pariwisata Kep. Babel kedepannya lebih baik.
 
"Ranperda kepariwisataan ini sangat diperlukan oleh dunia pariwisata Kep. Babel. Disini kita mengedepankan pariwisata berbasis kewirausahaan, kearifan lokal dan pelestarian lingkungan. Kita ingin membangun kepariwisataan yang ada di Kepulauan Bangka Belitung ini secara sistematis, ucap Aksan".
 
Adet Mastur juga sepakat bahwa provinsi Kep. Babel harus lebih fokus pada kepariwisataan, pertanian, perikanan dan peternakan sedangkan pertambangan sebagai penunjang. Pengembangan pariwisata juga jangan hanya terfokus pada objek wisata alam tetapi juga pada industri kreatif, UMKM, wisata sejarah, minat khusus dan lain lain.
 
Selain itu Adet juga menambahkan bagaimana kita menciptakan suatu cerita lokal tentang suatu situs kepariwisataan yang Babel miliki yang dapat memberikan kesan dan daya tarik sendiri bagi wisatawan, bukan hanya menjual keindahan alam saja. Kearifan lokal yang harus kita angkat baik objek, budaya, sejarah, kuliner dan seni.
 
Harapan kita bersama dengan disahkannya ranperda kepariwisataan ini perekonomian masyarakat Kep. Babel dapat meningkat terutama di sektor pariwisata, aturan/regulasi menjadi semakin lebih baik serta destinasi wisata semakin berkembang, tutup Aksan.
 
Mohon Dukungan e Sepradik
Published in Berita
Pangkalpinang - Suasana penuh keakraban dan semangat terus mengalir dalam pertemuan silahturahmi antara Ketua DPRD Babel Herman Suhadi bersama DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Babel, di ruang kerja Ketua DPRD Babel, rabu (03/03/2021).
 
Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, mengatakan, Peran aktif pemuda sangat penting dalam proses pembangunan, karena pemuda generasi penerus harapan bangsa.
 
"Bantulah kami para orangtua yang saat ini memegang pimpinan baik di kabupaten/kota, Provinsi maupun tingkat nasional, ini agar kami dapat melaksanakan tugas dengan baik dan benar", harap, Ketua DPRD Herman Suhadi.
 
Tak hanya itu, Ketua DPRD Herman, berharap agar para pemuda dapat ikut membantu dalam memberikan pemikiran dan berkontribusi yang baik dalam proses pembangunan bangsa, pasalnya, kedepan para generasi pemuda lah yang akan memimpin dan meneruskan perjuangan pembangunan bangsa.
 
"harapan kami kedepan, mungkin setelah kami tidak memimpin lagi kedepan karena faktor usia atau karena tidak terpilih lagi. maka para pemuda yang akan hadir sebagai pimpinan di negeri ini. Belajarlah yang baik, taat pada agama, hormati orang tua. InsyaAllah nanti segala sesuatunya akan indah pada saatnya", pesan Ketua DPRD Herman Suhadi.
 
DPD IMM Babel yang dikomandoi oleh Aldi Kurniawan bersama tiga orang rekannya, saat berkunjung dan bersilahturahmi ke DPRD Babel, sangat terkesan dan mengapresiasi atas sambutan hangat dari ketua DPRD Herman Suhadi yang beberapa waktu lalu baru dilantik.
 
Ketua DPD IMM Babel Aldy Kurniawan menjelaskan, kedatangan mereka untuk bersilahturahmi dan berkenalan dengan Ketua DPRD Babel, sekaligus minta saran dan dukungan agar kegiatan IMM Babel dapat berjalan lancar dan sukses.
 
" IMM akan melaksanakan Milad yang akan diperingati tanggal 14 Maret dan 27 maret mendatang akan dilaksanakan pelantikan ketua IMM kabupaten Belitung, kami berharap pak ketua DPRD dapat hadir pada kegiataan tersebut", jelasnya.
Published in Berita
Pangkalpinang - Herman Suhadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sangat mengapresiasi serta mendukung dengan adanya program vaksin covid 19, pasalnya, vaksin merupakan program Pemerintah dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran covid 19.
 
"Kami sangat menyarankan ya, karena ini program pemerintah dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran covid dan ini masalah kemanusiaan", tuturnya.
 
Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, didampingi Wakil Ketua Hendra Apollo, anggota Dewan Firmansyah Levi dan Sekretaris DPRD Babel M Haris AR, mengikuti Vaksin covid- 19 Tahap 2 bagi pelayan publik Provinsi Kepulauan Bangka belitung, di klinik Pratama kesehatan babel, selasa (02/03/2021).
 
Untuk diketahui, sebelum di suntik vaksin, maka para peserta harus menjalani pemeriksaan dan pendataan terlebih dahulu, seperti pengecekan suhu tubuh maupun tekanan darah serta pertanyaan riwayat kondisi kesehatan. Setelah dilakukan penyuntikan vaksin, maka harus menunggu diluar ruangan di tempat yang telah disediakan minimal 30 menit, untuk melihat perkembangan usai dilakukan penyuntikan vaksin.
 
Ketua DPRD Babel Herman suhadi berharap, agar seluruh anggota DPRD Babel serta seluruh pelayan publik untuk dapat di vaksin.
 
" di tahap ke dua ini kami minta mari secara bersama-sama vaksin. Dan Alhamdulillah, ternyata sampai saat ini tidak merasakan apa" biasa saja", jelasnya usai di vaksin.
 
Sebelum menjalani vaksin serta untuk memutuskan penyebaran covid 19, agar selalu menerapkan protokol kesehatan serta untuk selalu menjaga kesehatan dan istrahat yang cukup, saran, Ketua DPRD Herman suhadi.
 
Senada dengan Ketua DPRD Herman suhadi, Wakil ketua DPRD Hendra Apollo mengharapkan, agar seluruh anggota DPRD serta seluruh pegawai asn maupun honorer di DPRD Babel agar dapat di vaksin.
 
" percuma klo divaksin hanya kita saja, tetapi mereka yang disekeliling kita tidak divaksin. takudnya tidak putus mata rantainya", terangnya.
Published in Berita
Sungailiat - Tim Pansus Rancangan Tata Tertib (Tatib) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan studi literasi ke DPRD Kabupaten Bangka guna menggali informasi terkait perubahan Tatib, bertempat di Ruang Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Bangka, Senin (01/03/2021).
 
Ketua Pansus Tatib, Nico Plamonia Utama memilih Kabupaten Bangka sebagai bahan studi banding, dikarenakan pengalaman dan jam terbang Kabupaten ini lebih lama dibandingkan Provinsi Babel itu sendiri.
 
"Ada beberapa point yang ingin kami diskusikan, diantaranya terkait Pergantian Antar Waktu (PAW). Dalam Tatib kami yang mengadopsi dari Peraturan Pemerintah (PP) No. 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD, dimana Anggota DPRD yang dilantik melalui PAW akan menduduki tempat yang sama yang ditinggalkan Anggota sebelumnya," ujar Politisi Demokrat itu.
 
Selain itu, Perda Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang telah disetujui DPRD Babel, membuat 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi 5 OPD sehingga otomatis Komisi DPRD berubah mitra kerjanya.
 
"Seperti apa pembagian komisi-komisi di DPRD Bangka terkait pembagian kemitraanya," tanya Nico yang juga menjabat Ketua Bapemperda ini.
 
Dirinya juga menyoalkan adakah pasal pada Tatib Kabupaten Bangka yang menyatakan apabila terjadi perubahan SOTK cukup dengan keputusan Surat Keputusan (SK) Pimpinan dan juga terkait program baru di DPRD Babel yaitu Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper).
 
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Mendra Kurniawan yang menyambut rombongan mengapresiasi atas Kunjungan Tim Pansus Rancangan Tata Tertib DPRD Babel yang ditengah kesibukan membahas segala persoalan di Babel, masih menyempati waktunya untuk mengunjungi DPRD Bangka.
 
Terkait pertanyaan yang disampaikan, ia menuturkan di DPRD Bangka berkenaan perubahan SOTK dengan keputusan SK Pimpinan, mekanisme yang digunakan DPRD Kabupaten Bangka yakni merujuk Permendagri 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah.
 
"SK merupakan produk hukum di lingkungan DPRD yang lahir melalui Paripurna, otomatis mekanisme untuk penggantian yaitu duduk sebagai Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang sebelumnya menggantikan yang digantikan tetapi tetap mekanisme perubahan Paripurna."ujarnya.
 
Dalam Tatib DPRD Bangka tidak mengatur Anggota yang baru PAW, akan duduk pada AKD posisi yang sama sebelumnya, tetapi menunggu usulan yang sudah disepakati dan disetujui dalam Rapat Paripurna.
 
Menutup Pertemuan, Nico Plamonia Utama berharap hadirnya Tatib ini agar dapat dijalankan secara maksimal dan mengikat untuk anggota DPRD sebagai penyerap aspirasi masyarakat.
Published in Berita
Belinyu, DPRD Babel - Wakil Ketua DPRD Prov. Kepulauan Bangka Belitung, Amri Cahyadi, bersama beberapa anggota Komisi I dan III DPRD Babel, mengunjungi Markas Komando (Mako) TNI AL di kawasan Pelabuhan Tanjung Gudang, Belinyu, Bangka, Sabtu (27/2). Kunjungan rombongan DPRD Babel ini dalam rangka silaturahmi sekaligus peninjauan sarana prasarana dan koordinasi fungsi pengawasan perairan di Pangkalan Laut Belinyu Provinsi Kep. Bangka Belitung. Menerima pertemuan, Komandan Lanal Bangka Belitung Kolonel Laut (P) Dudik Kuswoyo, S.E.,M.Tr.Hanla bersama jajaran.
 
Dalam kesempatan tersebut, Amri mengatakan bahwa keinginan berkunjung sudah lama direncanakan karena wajib bagi DPRD mengetahui kondisi sarana dan prasarana termasuk yang ada di sekitar mako. Ia menilai, kondisi jalan menuju ke mako cukup memprihatinkan.
 
“Kita lihat jalan menuju ke sini banyak yang berlubang, miris jika ada tamu dari pusat datang, yang malu bukan TNI, tapi kita sebagai pemerintah daerah, kita yang harus bertanggungjawab.” Ujarnya.
 
Untuk itu ia meminta pihak TNI untuk segera melayangkan surat kepada pemerintah kabupaten Bangka agar segera menindaklanjuti perbaikan jalan ini.
 
“Secara hirarki, jalan menuju ke mako adalah aset kabupaten, namun provinsi punya tanggungjawab, kita berharap ada bantuan provinsi untuk daba. Selain itu, menjawab keresahan masyarakat sekitar juga.” Tambahnya.
 
Selain itu, Ia bersama Komisi III nanti akan berupaya untuk membangun dermaga khusus untuk TNI AL. Selama ini TNI AL menggunakan dermaga di Pelabuhan Tanjung Gudang.
 
“Sudah diusulkan ke mabes untuk planning pembangunan dermaga sendiri, namun pembangunan nanti dilakukan provinsi.”
 
Senada dengan Amri Cahyadi, Ketua Komisi III, Efredi Effendi juga akan bekerja maksimal untuk mengawal pembangunan dermaga sendiri TNI AL ini. Tanpa dermaga sendiri, kinerja TNI AL kurang optimal.
 
“Tugas berat TNI AL tentu ditunjang oleh sarana dan prasarana yang memadai, namun saat ini belum optimal. Komisi III akan bertindak untuk pembangunan sarana dan prasarana termasuk dermaga karena ada beberapa tindakan TNI AL ini tidak harus diketahui publik umum.” Tutur politisi Golkar ini.
 
Menanggapi hal ini, Dudik Kuswoyo sangat mengapresiasi kinerja dari DPRD provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia atas nama TNI AL sangat berterimakasih atas dukungan dari DPRD khususnya perbaikan dan pembangunan sarana prasarana di Mako sebagai penunjang tugas TNI AL di lapangan.
 
“Surat sudah diajukan ke bupati, namun belum ada tindaklanjut. Padahal dermaga ini digunakan untuk mensupport KRI yang masuk, agar tidak terganggu oleh operasional umum.” Ungkapnya.
 
Menambahkan, keberadaan dermaga sendiri TNI AL juga akan berdampak bagi masyarakat sekitar. Terutama dari aspek edukasi, hingga perbaikan ekonomi masyarakat.
 
“Dari aspek edukasi, jika ada KRI yang bersandar, dapat menimbulkan kecintaan anak-anak akan AL, selain itu untuk logistik ekonomi, jika ada kapal perang mampir, mereka akan membeli bekal ulang logistik di kawasan sekitar, hal ini tentu mengangkat perekonomian masyarakat Belinyu.” Jelasnya kemudian.
 
Pertemuan hari itu berlangsung santai dan hangat di ruangan terbuka, dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sesuai.
Published in Berita
SUNGAILIAT - "Saya selaku Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bangka Belitung sangat berterimakasih atas sambutan dan penerimaan kawan - kawan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka, terlebih Kadis nya ternyata sahabat lama", sampai Jawarno mengawali pertemuan di Jumat siang (26/02).
 
Politisi Gerindra ini sampaikan Komisi IV DPRD salah satu konsentrasi kerjanya adalah bidang pendidikan. Meskipun kewenangan provinsi adalah SMA dan SMK, kami tetap membutuhkan masukan dari Kabupaten yang mengurusi pendidikan mulai dari tingkat PAUD hingga SMP. Terlebih sekarang, Provinsi Bangka Belitung sedang menerapkan PISA ( Programme for International Student Assessment).
 
Anggota Komisi IV, Dody Kusdian tambahkan PISA merupakan studi internasional tentang prestasi literasi membaca, matematika, dan sains untuk siswa sekolah berusia 15 tahun. Dan kita tahu, ini adalah usia rata - rata siswa SMP. Karena itu kami merasa perlu meminta masukan terkait kebijakan dan regulasi sehingga kita bisa membuat terobosan yang input juga outputnya jelas untuk siswa yang akan memasuki SMA.
 
Sebelum kita sharing dan diskusi, Kadis Pendidikan Kabupaten Bangka, Rozali sampaikan ucapan terima kasih kepada DPRD Bangka Belitung yang bersedia meluangkan waktu kunjungi Pemkab. Apalagi kami dilibatkan untuk menggali masukan tentang program pendidikan. Seperti diketahui bahwa PISA memang program provinsi, tapi sekarang bukan lagi masalah kewenangan yang kita bahas tetapi bagaimana kita saling bersinergi menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlak. Karena siswa ini adalah asset bangsa.
 
"Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka mempunyai kewenangan atas 188 Sekolah Dasar serta 44 SMP. Disaat Bangka Belitung menerapkan PISA, kita dihadapkan dengan Covid 19. Awalnya PISA direncanakan mulai pada November 2020. Tetapi hingga saat ini sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Bangka tidak menerapkan pembelajaran tatap muka sama sekali", penjelasan Rozali.
 
Turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan yaitu Sekretaris Dinas bersama seluruh Kepala Bidang dan Pejabat Fungsional.
 
Dody menanyakan adakah kajian dari Diknas Kabupaten Bangka terkait pembelajaran tatap muka dan daring sehingga kami dari Provinsi dapat mengambil langkah yang jelas sekaligus mengkomunikasikan pada Kepala Daerah. "Tidak lucu nantinya, Dinas Pendidikan Provinsi menerapkan tatap muka untuk SMA / SMK tetapi Kabupaten masih mempertahankan pembelajaran daring. Yang harus dihindari, Bupati pada akhirnya mengambil kebijakan yang salah", demikian penjelasan Dody.
 
"Harus diakui prestasi dan kualitas pendidikan tidak akan maksimal seperti dulu", tambah Rozali.
 
"Apapun program pendidikan dari Provinsi, kami pasti mendukung. Meskipun di 2021 ini adalah tahun anggaran paling berat. Harapan kita semua adalah segera dilaksanakannya pembelajaran tatap muka. Sebelum ke dinas, saya adalah guru jadi saya sangat setuju dengan kebijakan PISA. Karena ini sudah lama diterapkan oleh negara maju", sampai Sekretaris Dinas Pendidikan, Ravizi.
 
Tanggapi pertanyaan Dody Kusdian, salah satu pejabat Diknas ungkapkan di Bangka sudah ada 5 SMP dan 23 SD yang dinyatakan siap oleh Kementerian untuk laksanakan tatap muka. Antisipasi lainnya guna mencapai pembelajaran yang maksimal, juga sudah disiapkan piloting tetapi semua menunggu kebijakan. Kerjasama dengan RRI pun sudah kami lakukan.
 
Akhiri pertemuan, Jawarno apresiasi diskusi yang berlangsung hingga sore ini. Semangat dan kinerja kawan - kawan sangat kami hargai. Harapan kami, terus kita lakukan koordinasi dan sinergi. Hal apa yang harus kami bantu untuk pendidikan disini, segera sampaikan. Teman di DPRD pasti akan berusaha semaksimal mungkin.
Ikut bersama pada kunjungan ini, anggota Komisi IV lainnya yaitu Johansen Tumanggor dan Yoga Nusirwan.
Published in Berita
Thursday, 25 February 2021 17:45

Herman Suhadi Kunjungi PonPes Al Islam

Kemuja - Ketua DPRD Prov. Kep. Bangka Belitung, Herman Suhadi, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Al Islam di Desa Kemuja, Rabu (25/2). Lawatannya kali ini dalam rangka silaturahminya dan perkenalan dirinya sebagai Ketua DPRD di sisa masa jabatan 2021-2024. Menerima pertemuan kali ini, Drs. Amzahri. HR sebagai Ketua Yayasan dan juga mantan koleganya di DPRD Kab. Bangka serta KH. Ahmad Hijazi Djama'in sebagai Pimpinan Ponpes.
 
Dalam kunjungan tersebut dirinya mengharapkan saran, kritik dan dukungan, tidak hanya untuk dirinya pribadi, namun untuk DPRD secara keseluruhan. Ia pun menawarkan sekiranya ada yang bisa dibantu dari DPRD, pihaknya akan senang hati membantu.
 
"Kalu di saya ada namanya dana operasional pimpinan, tapi jika itu menyangkut dana hibah provinsi, dengan senang hati kami akan menyampaikan dan mengawal." ujarnya.
 
Di kesempatan yang sama, Drs. Amzahri turut berterima kasih atas kunjungan ini. Ia menuturkan, untuk saat ini ada beberapa aspek pembangunan di ruang lingkup ponpes yang membutuhkan perhatian, diantaranya asrama putri yang perlu direhab, lalu ada beberapa ruang kelas yang perlu dibangun dari dana hibah.
 
"Terakhir jumlah santri yang masuk ada kurang lebih 300 orang, kita kekurangan lokal, karena beberapa lokal sudah dijadikan mess" jelasnya.
 
Menutup silaturahmi hari itu, Ketua DPRD memberikan secara simbolis bantuan al qur'an dan terjemahannya kepada pihak pondok pesantren dan dilanjutkan dengan peninjauan ruang kelas dan mess dalam lingkungan pesantren.
Published in Berita
Pangkalpinang, - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Kamis (25/02/2021). Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kab. Bangka Selatan langsung diterima oleh Ketua DPRD Prov. Kep. Babel, Herman Suhadi, S.Sos diruang Badan Musyawarah.
 
Herman Suhadi mengucapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh Anggota DPRD Kabupaten Basel telah dan mau bersilahturahmi ke DPRD Prov. Kep. Babel untuk bertukar pikiran dalam memajukan Provinsi. Kep. Babel umumnya dan Kabupaten Basel khususnya.
 
"Saya selaku Ketua dan pimpinan DPRD atas nama lembaga mengucapkan banyak terimakasih atas kunjungannya. Ini merupakan ajang silahturahmi. Silahturahmi sangat dianjurkan karena dengan bersilahturahmi dapat menyehatkan badan, memperpanjang umur dan memurahkan rezeki."
 
Dalam silahturahmi ini Anggota DPRD Kab. Basel meminta sumbang saran terkait salah satu tugas dan fungsi DPRD terkait Penganggaran. Dimana setiap OPD dituntut untuk melakukan Refocusing Anggaran untuk penanganan Covid-19 dan disisi lain beberapa kegiatan harus ada yang dikorbankan.
 
Dijelaskan Herman dalam hal pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD harus duduk satu kursi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) guna membahas Rancangan kebijakan umum APBD. Intinya adakan koordinasi yang baik antara pimpinan DPRD dengan Eksekutif, semua harus terlibat. Tanpa adanya kerjasama yang baik, cita-cita dan tujuan yang diinginkan tidak akan tercapai.
 
"Kita kerja secara gotong royong dan bersama-sama guna membangun rumah kita kedepannya agar menjadi lebih baik."
 
Sepakat dengan Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD M. Amin, SE mengatakan pada intinya kita harus kompak baik itu sesama anggota legislatif maupun eksekutif. Untuk itu apa yang disampaikan oleh ketua agar segera dapat dilaksanakan.
 
Menutup kegiatan Ketua DPRD mengharapkan agar koordinasi dan silahturahmi seperti ini harus dapat terus terjalin demi satu tujuan membangun bumi serumpun sebalai ini lebih baik kedepannya.
Published in Berita
Koba - Guna Mengumpulkan informasi serta menerima masukan yang diperlukan, Tim Pansus Rancangan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan kunjungan ke DPRD Bangka Tengah, Rabu (24/02/2021).
 
Nico Plamonia Utama Ketua Bapemperda DPRD Babel sekaligus Ketua Pansus Tatib menjelaskan, dalam kunjungan tersebut DPRD Babel sedang melakukan perubahan tata tertib dikarenakan beberapa hal.
 
"Jadi bagaimanapun Tata Tertib DPRD babel itu di atur oleh PP no 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD", jelasnya, saat studi literatur ke DPRD Bangka Tengah, Rabu (24/02/2021).
 
Di DPRD beberapa hal tidak diatur dalam Pergantian Antar Waktu (PAW) dan di tatib DPRD Babel pasal 120 menyatakan bahwa anggota DPRD yang dilantik menggantikan atau PAW maka akan menempati posisi yang sama yang ditinggalkan oleh anggota DPRD yang mengundurkan diri, jelasnya.
 
Tak hanya itu, kata Ketua pansus Nico, Kalau perpindahan anggota komisi telah di atur di tatib, seperti 1 tahun bisa bergeser, pimpinan AKD/komisi 2 tahun 6 Bulan.
 
"Dari kebijakan eksekutif dan sudah di restui DPRD kami merubah SOTK dari 10 OPD menjadi 5 OPD yang otomatis menjadi berubah kemitraannya. kami ingin menanyakan di tatib DPRD Bateng seperti apa? ", ungkapnya.
 
Karena DPRD Provinsi mengadopsi dari PP 12 dan tidak ada pasal tambahan, ia mencontohkan, katanya, seperti di Kepulauan Riau (Kepri) memasukkan 1 pasal tambahan yaitu apabila dalam perjalanannya ada perubahan SOTK maka cukup menggunakan SK pimpinan.
 
"Apakah di DPRD Bateng pernah terjadi? apakah ada di DPRD Bateng program selain reses, kunker. kami di DPRD Provinsi menganggarkan sosper /perluasan perda",terangnya.
 
Sementara itu, anggota pansus Marsidi H. Satar menambahkan bahwa yang jelas tatib ini harus di ubah sesuai dengan kepentingan di DPRD Babel seperti pasal 120, dan harus di tambahkan klausul klausul tertentu sesuai kepentingan yang ada.
 
Kedatangan Tim Pansus DPRD Babel di sambut baik dan diterima langsung oleh Jauhari selaku sekretaris DPRD Bangka tengah beserta staf Sekretariat DPRD Bangka tengah.
Published in Berita
Tempilang, DPRD Babel - Pansus Kepariwisataan DPRD Babel mengunjungi kawasan wisata Pantai Pasir Kuning, Tempilang, Bangka Barat, rabu sore (24/2). Kunjungan tersebut dalam rangka peninjauan lapangan terkait pembahasaan Raperda Kepariwisataan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selain anggota pansus, turut hadir Ketua Komisi II, Adet, perwakilan Dinas Pariwista Prov. Kep. Bangka Belitung dan Camat Tempilang, Adi Asadi, ST.
 
Ketua Pansus, Aksan Visyawan mengatakan, pihaknya mengapresiasi penuh usaha pemkab Bangka Barat untuk menunjang kepariwisataan di kawasan Bangka Barat khususnya di beberapa titik di Bangka barat yang menjadi destinasi wisata masyarakat, termasuk pantai pasir kuning ini. Dirinya juga menghimbau, bukan hanya pemerintah, namun masyarakat juga kiranya dapat proaktif mensosialisai pariwisata yang ada di sekitar mereka.
 
"Tadi sepanjang jalan saya lihat jalannya sudah bagus, lalu jarak pantai dengan perkampungan juga tidak begitu jauh. Ini menjadi potensi yang bagus bagi pemkab untuk memajukan pariwisata di kawasan Tempilang." pujinya.
 
Dalam kesempatan yang sama, Camat Tempilang, Adi Asadi mengatakan selama ini beberapa sektor pariwisata di Bangka barat, termasuk di Tempilang ini belum mempunyai regulasi yang kuat untuk mengatur kepariwisataan, ia pun berharap kuat hal itu bisa terwujud dari Perda Kepariwisataan yang sedang disusun oleh DPRD Babel ini.
"Selama ini regulasi belum kuat, ambil contoh, dulu masuk ke sini (pantai pasir kuning) harus bayar, lalu saya bertanya, uangnya kemana, padahal belum ada regulasi yang mengatur hal tersebut." ungkapnya.
 
Ketua Komisi II, Adet, menambahkan, harus ada inovasi baru untuk menunjang kepariwisataan Bangka Belitung. Inovasi tersebut harus berdampak panjang untuk kelangsungan hidup kepariwisataan Bangka Belitung.
 
"Harus ada sesuatu yang baru, semacam cerita historis tentang pariwisata Babel yang membuat orang-orang penasaran untuk kembali mengunjungi wisata Bangka Belitung. Jika orang berkunjung ke Bali bisa mendapat cerita yang bagus tentang Bali, mengapa Babel tidak? Hal semacam ini yang harus kita pikirkan bersama, di samping kewenangan pengelolaan wisata oleh kabupaten/kota dan provinsi." tuturnya.
 
Pansus Kepariwisataan ini merupakan lanjutan pembahasan pansus dari tahun 2020 yang lalu. Hingga saat ini, DPRD terus menggali informasi dengan dinas pariwisata, Kementerian Pariwisata dan stakeholder terkait untuk mendapatkan perda yang benar-benar berguna dan bermanfaat dalam rangka meningkatkan kepariwisataan di Babel.
 
Dijadwalkan, kamis siang (25/2), DPRD Babel juga akan mengundang pelaku usaha pariwisata untuk membahas permasalahan apa yang membuat wisata Babel kurang booming. Termasuk nanti membahas ide pembentukan badan promosi untuk pariwisata Babel.
 
“Mudah-mudahan perda ini nantinya betul-betul dapat menunjang dan mengembangkan sektor pariwisata sehingga dapat menjadi andalan sumber pendapatan asli daerah kita,” harapnya Aksan menutup pertemuan.
Published in Berita
Muntok - Guna menggali informasi, saran serta masukan sebagai bahan pembahasan rancangan peraturan daerah ( Raperda) tentang penambahan penyertaan modal, Panitia khusus (Pansus) DPRD Babel beraudensi ke PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah cabang muntok Bangka barat, rabu (24 /02/2021). Ketua Pansus yang dipimpin Efredi Effendy
 
Mengucapkan rasa Terima kasih atas waktu, kesempatan serta sambutan hangat dari PT BPRS Babel cabang muntok atas kedatangan tim Pansus.
 
Ditambahkannya, bahwa setiap pembahasan pansus dalam menentukan penambahan penyertaan modal harus mengkaji dan lebih teliti sehingga diharapkan tidak terjadinya suatu permasalahan di kemudian hari.
 
" kita mau lihat dulu sejauhmana perkembangannya, maka pansus kita harus hati-hati, harus teliti dalam menentukan bahwa bank ini sehat atau tidak, Maka itu kita perlu kehati hatian, oleh karena itu digodok di pansus ini", jelasnya, saat audensi di kantor PT. BPRS cabang muntok Bangka barat, rabu (24 /02/2021).
Kedatangan tim Pansus penyertaan modal DPRD langsung disambut Direktur Bisnis/Pemasaran Hendra dan Kepala cabang PT. BPRS cabang muntok Priyadi Surya.
 
Kepala cabang PT. BPRS cabang muntok Priyadi Surya menjelaskan, bahwa di muntok kabupaten bangka barat memiliki tiga kantor kas yakni di tempilang, Kelapa dan Parit tiga jebus.
"Alhamdullilah, sampai hari ini masih tetap beroperasional", jelasnya.
 
Ariyanto wakil Ketua Pansus berharap, agar kedepan, komisaris beserta direksi dan pemegang saham untuk dapat hadir dalam pembahasan bersama tim pansus.
 
" mulai dari Komisaris utama, semuanya kita panggil, pak Hendra, nanti tolong disampaikan. jika satu saja tidak datang, maka tidak akan kami bahas. artinya apa? mereka tidak punya komitmen", tegasnya.
 
Pada kesempatan yang sama, anggota Pansus Ranto Sendhu menjelaskan, bahwa sebelumnya pansus telah melakukan audensi dan berkoordinasi bersama OJK, untuk melihat bagaimana paparan dari OJK terhadap PT BPRS.
 
"jadi di OJK itu di kupas habis kinerja PT. BPRS. dikupas dari masalah sehat atau tidaknya, bagaimana perkembangan kedepannya", ungkapnya.
 
Ranto sendhu, dari fraksi Demokrat ini sangat menyayangkan audiensi yang dilakukan saat ini tanpa dihadiri direktur utama, sebab, penentu kebijakan merupakan Kebijakan dari direktur utama, jelasnya.
 
" Antisipasi, Jangan sampai nanti penyertaan modal kami yang cukup lumayan besar. ini masalah duit rakyat, ingat itu, ini akan dipertanggungjawabkan", tegasnya.
 
Sementara itu, anggota pansus Hellyana ikut menanggapi, bahwa agar tata kelola PT BPRS menjadi sehat dan lebih baik maka harus menempatkan para SDM yang berkompeten dan profesional.
 
"kalau tidak ada perubahan tata kelola yang sehat PT BPRS ini, maka implementasi nya sangat sulit. kalau para direksinya tidak kompeten dan SDM yang tidak profesionalisme, maka saya pikir percuma saja", terangnya.
 
Tampak hadir pada audensi bersama PT BPRS cabang muntok, Ketua Pansus Efredi Effendy, Ariyanto wakil ketua, beserta seluruh anggota pansus yang terdiri dari Ranto Sendhu, Agung Setiawan, Hellyana, Erwandi A Rani, Matzan, Fitra Wijaya, Evi Junita.
Published in Berita
DPRD BABEL, Pangkalpinang — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) memiliki kekuatiran akan masa depan anak-anak Kep. Babel yang harus diperhatikan secara serius bukan hanya diatas kertas saja. Hal inilah yang mendorong DPRD Babel membentuk Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Provinsi Layak Anak guna melindungi dan menjamin masa depan anak-anak Babel kedepannya.
 
Guna menjaring informasi serta masukan yang diperlukan untuk menyempurnakan Ranperda, DPRD Prov. Kep. Babel melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Rabu 24/02/2021.
 
Pada prinsipnya Ranperda tentang Provinsi Layak Anak ini bertujuan bahwa setiap Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kep. Babel harus layak anak baik dari aspek kesehatan, pendidikan ataupun lingkungan sekitarnya. Hal ini disampaikan H. Jawarno KS, S.Ip pada saat rapat bersama Dinas Kesehatan Kab. Bangka.
 
"Kami mohon kiranya ketika ranperda ini disahkan sebagai Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Layak Anak masih ada Kab/Kota yang tidak layak anak baik dari aspek pendidikan, kesehatan ataupun lingkungan yang berkualitas bagi anak," ucap Jawarno.
 
Yang jelas harapan kita membahas ranperda prov layak anak ini dapat diikuti oleh kabupaten/kota yang ada di Prov. Kep. Babel.
 
Kami berharap koordinasi kabupaten/kota mengenai bagaimana usaha dan upaya kita untuk mewujudkan Provinsi Layak Anak ini secara bersama-sama. Semuanya harus tersentuh mulai dari Paud, TK, SD, SMP, SMA/SMK tidak ada pengkotak-kotakan apakah ini wewenang/tugas dari provinsi ataupun kabupaten/kota. Oleh sebab itu mari kita bahu membahu, saling berkoordinasi, dan saling mengisi sehingga Provinsi kita ini betul-betul layak anak, jelasnya.
 
Dody Kusdian ST menambahkan terkait dengan kesehatan dasar dan kesejahteraan, kedepan kita harus tahu kondisi kesehatan anak berdasarkan indikator-indikator yang ada, sehingga kita punya target mengatasi anak yang bermasalah satu tahun, lima tahun, dan sepuluh tahun kedepan.
 
"Anak ini adalah pemimpin masa depan, kalau kemudian anak-anak ini tidak perhatikan kita kuatir Babel ini akan kehilangan satu generasi kalau kita tidak serius menghadapinya."
 
Untuk itu kita sangat perlu data-data real secara kualitatif dan kuantitatif, sehingga kita punya data yang valid. Dengan data yang valid ini DPRD dan Pemda Provinsi, Kabupaten maupun Kota dapat mengambil kebijakan serta regulasi yang dapat memberikan payung hukum supaya kita bekerja dengan benar dan aturan yang berlaku, jelas Dody.
 
Kami tidak mau membuat kebijakan tidak di dasarkan refrensi yang tidak jelas. Inilah pentingnya kami ke Kab/Kota menggali informasi dan kendala yang dihadapi oleh Kab/Kota, tutupnya.
 
Untuk diketahui saat ini Kab. Bangka belum memiliki Perda tentang layak anak, namun telah memiliki Peraturan Bupati (Perbub) no 15 thn 2018 tentang Layak Anak.
Published in Berita
AIR ANYIR - Tepat di hari ke-24 menjabat Ketua DPRD Bangka Belitung pada Rabu siang (24/02) Herman Suhadi kunjungi RSUD Dr.(H.C) Ir.Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ikut mendampingi Dedy Apriandy selaku Kabag.Fasilitasi dan Penganggaran DPRD.
 
Disambut langsung oleh Direktur RSUD, dr.Armayeni bersama pejabat esselon, membuka kunjungan Herman menanyakan sejauh mana penanganan Covid-19 di Bangka Belitung.
 
Disampaikan Armayeni, RS Karantina untuk pembangunan fisik sudah selesai. Fasilitas tempat tidur dan lainnya mulai dilengkapi. Sehingga kedepan diharapkan Covid-19 dapat ditangani sebaik mungkin.
 
Juga dijelaskan beliau bahwa Tahun 2021, Rumah Sakit mendapatkan bantuan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai 21M yang akan digunakan untuk pembangunan instansi air limbah, pembangunan rawat inap serta pembangunan ruang operasi jantung juga untuk alat kesehatan. Dan dari Dana SMI didapat kucuran anggaran sebesar 90,4M dengan peruntukkan diantaranya adalah ruang instalasi radioterapi fisik yang pastinya harus ada ijin dari BAPETEN, kamar jenazah, pengadaan alat radioteraphy dan pengadaan alat kesehatan penunjang.
 
Ketua DPRD Babel mengapresiasi perkembangan pembangunan RSUD Provinsi, terlebih sudah diterapkan menjadi BLUD yang pastinya dapat memberikan PAD bagi Bangka Belitung. "Saya sangat berharap, kita bisa bersinergi bersama antara legislatif & eksekutif menjadikan RSUD ini sebagai salah satu icon Babel, karena hingga sekarang kita belum mempunyai itu", ungkap Herman menutup kunjungannya.
Published in Berita
Pangkalpinang, DPRD Babel - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Karyawan dan Manajemen PT. THEP di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) kantor DPRD Kep. Babel, Selasa 23/02/2021.
 
Sayangnya RDP yang dihadiri oleh Ketua DPRD, Ketua Komisi II dan IV DPRD, Sekretaris DPRD Prov. Kep. Babel, Kepala Dinas Tenaga Kerja Prov. Kep. Babel, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat, dan Kasubdit IV Krimsus Polda Kep. Babel serta karyawan PT. THEP tidak dapat mengadirkan manajemen dari PT. THEP sendiri. Sehingga RDP ini pun terpaksa harus dijadwalkan ulang yang akan diputuskan pada Rapat Badan Musyawarah selanjutnya.
 
Ketua DPRD Prov. Kep. Babel sangat menyayangkan ketidakhadirannya manajemen PT. THEP dalam Rapat Dengar Pendapat ini, dimana rapatpun harus diskors selama dua kali lima menit sesuai dengan ketentuan tata tertib DPRD. Namun sayangnya pihak manajemen PT. THEP tetap tidak dapat hadir di ruangan Badan Musyawarah.
 
Disampaikan Herman bahwa rapat hari ini merupakan lanjutan dari audiensi sebelumnya pada 17 Februari 2021 yang lalu bersama karyawan PT. THEP yang merasa dirugikan oleh perusahaan. Dimana karyawan beranggapan PT. THEP telah melakukan mutasi secara sepihak tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu kepada karyawan (bersangkutan).
 
"Kebanyakan dari kawan-kawan yang terdampak dengan berbagai pertimbangan kurang sependat dengan mutasi yang dilakukan perusahaan, sehingga mereka menyampaikan keluh kesahnya kepada DPRD Prov. Kep. Babel. Untuk itu kita pada hari ini mencari jalan terbaik bagi kedua belah pihak," ucap Herman.
 
Adet Mastur selaku Ketua Komisi II mengatakan bahwa akan mengumpulkan data-data dari kedua belah pihak (karyawan dan manajemen PT. THEP), sehingga dapat menghasilkan keputusan atau kesepakatan bersama.
 
"Intinya kita harus menghadirkan PT. THEP, tanpa kehadiran daripada manajemen PT. THEP tidak akan menghasilkan apa-apa (kesepakatan bersama)." ucap Adet.
 
Dalam hal ini komisi II yang dikomandoi oleh Adet Mastur, SH., MH juga tidak akan tinggal diam dan akan melakukan upaya serta usaha untuk menjemput bola dengan langsung berkunjung ke PT. THEP yang akan dijadwalkan ulang untuk mendapatkan data dan mengetahui permasalahan yang ada.
 
Senada dengan Adet Mastur, H. Jawarno KS, S.Ip selaku ketua komisi IV yang salah satu tugasnya membidangi permasalahan ketenagakerjaan menjelaskan bahwa keputusan akhir yang akan diambil tidak akan merugikan kedua belah pihak dan akan menghasilkan kesepatakan yang adil.
 
Kita pada prinsipnya tidak bisa mengambil keputusan secara sepihak, kita harus mendengar kedua belah pihak sehingga nantinya dapat disimpulkan keputusan akhir yang akan diambil, ujar Jawarno.
 
Diakhir rapat Herman Suhadi mengingatkan untuk saling menjaga situasi yang sudah kondusif yang ada di Negeri Serumpun Sebalai ini.
 
" Mari kita jaga situasi yang kondusif Bangka Belitung ini. Tidak ada permasalahan yang tidak dapat diselesaikan asal diselesaikan dengan cara yang baik dan benar, tutup Herman."
Published in Berita
Tuesday, 23 February 2021 12:02

Ketua DPRD Babel Kunjungi PLTU Air Anyir

Air Anyir, DPRD Babel - Ketua DPRD Prov. Kep. Bangka Belitung, Herman Suhadi, S.Sos mengunjungi PLTU Air Anyir dalam 22 hari masa baktinya sebagai Ketua DPRD, senin (22/2).
 
Dalam silaturahmi tersebut, dirinya didampingi Ketua DPRD Kab. Bangka, Iskandar, diterima oleh Kunto Gunawan, selaku manajer unit operasional PJB PLTU Air Anyir.
 
Ketua DPRD, dalam kesempatannya mengungkapkan rasa terimakasih kepada PLN untuk suplay listrik di Bangka Belitung. Namun, ia juga menanyakan, untuk ketersediaan listrik tersebut apakah sudah tercukupi apa belum, paling tidak untuk kebutuhan listrik Babel ke depan.
 
"Ke depan, dunia pariwisata, industri dan pemukimanan yang makin berkembang di Babel, kira-kira apakah ada antisipasi dari PLN untuk hal ini?." tanya Herman.
 
Kunto Gunawan dari PJB selaku divis operasional untuk PLTU Air Anyir mengatakan bahwa suplay listrik untuk Babel saat ini masih aman, namun ada surplus 12% untuk cadangan.
 
"Suplay listrik untuk Babel saat ini aman, namun ada surplus 12%, untuk wilayah Bangka saja, untuk Belitung ada sendiri. 12% cadangan tersebut diambil jika unit lain mengalami masalah." jelas Kunto kemudian.
 
Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kab. Bangka, Iskandar mengungkapkan kekhawatirannya terkait tenaga kerja untuk warga lokal. Ia menghimbau jika ada kesempatan kepada masyarakat lokal untuk bekerja di kawasan PLTU ini sebagai bentuk solidaritas sosial perusahaan kepada masyarakat.
 
"Secara politis, kita mengayomi masyarakat, termasuk ketersediaan lapangan kerja ke masyarakat. Untuk listrik, mudah-mudahan aman, tapi untuk tenaga kerja diharapkan dari masyarakat bisa berpartisipasi. Apalagi saat ini banyak investor datang ke bangka. Kami mengharapkan tenaga kerja diatur seadil mungkin, sehingga tidak ada timbul kecemburuan sosial antar masyarakat." harapnya.
 
"Saat ini jumlah tenaga kerja di PLTU Air Anyir secara total berjumlah 175 orang, dan itu sudah mengcover 50% tenaga kerja dari masyarakat sekitar Air Anyir." Jawab Kunto lagi.
 
Menutup pertemuan, Ketua DPRD berharap PLN, melalui PLTU air Anyir ini dapat mendukung berkembangnya pembangunan di Bangka Belitung secara keseluruhan. Termasuk menyediakan listrik yang cukup kepada masyarakat dan mendukung martabat Bangka Belitung terutama untuk event-event penting nasional yang diselenggarakan di Bangka Belitung.
Published in Berita
Sungailiat - Tim Rancangan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat daerah Provinsi Kepulauan Bangka belitung, menggelar Rapat Koordinasi Pembahasan Revisi tata tertib (Tatib) DPRD antara Panitia khusus (Pansus) DPRD Babel bersama Kemendagri, jumat (19/02/2021).
 
Nico Plamonia Utama Ketua Bapemperda DPRD Babel sekaligus juga selaku Ketua Pansus Tatib menjelaskan, sedikitnya ada tiga Perubahan tata tertib yang akan dilakukan. pertama perubahan tatib no 18, kedua, perubahan pada saat covid 19 perubahannya yakni boleh melaksanakan rapat via zoom secara online.
 
"jadi sekarang kami di DPRD Babel bisa melakukan paripurna bisa hadir lewat daring atau zoom meeting, itu perubahan kedua", jelasnya, saat membuka acara Rakor, di tanjung pesona sungailiat kabupaten bangka, jumat (19/02/2021).
 
Sedangkan yang menjadi perubahan ketiga, yakni perubahan SOTK yaitu perda no 9 tahun 2020 yang sebelumnya, mencabut dua perda sebelumnya perda no 18 tahun 2016 dan perda 01 tahun 2020.
 
"bahwa di Perda no 9 2020 Pemprov babel mengajukan Perampingan organisasi, dikarenakan banyak hal seperti Pandemi covid 19 dan penghematan", terangnya.
 
Selain itu, yakni yang berhubungan dengan Peraturan kementerian dalam negeri (Permendagri) no 90 tentang hal -hal yang berkaitan dengan tanggung jawab daerah dan omnibus yang mencabut beberapa kewenangan di daerah.
 
" sampai sebelumnya kami ingin menggabungkan ESDM kami dengan Perizinan, tapi batal. akhirnya kami menggabungkan sepuluh SOTK atau sepuluh perangkat daerah menjadi lima perangkat daerah", ungkapnya.
 
Adapun sepuluh perangkat daerah yang digabungkan menjadi lima perangkat daerah, antara lain, pertama, dinas sosial dengan dinas pemberdayaan masyarakat desa. kedua, Dinas PUPR digabung dengan Dinas Perkim. Ketiga, Disbudpar dengan diskepora. yang keempat yakni Dinas pertanian dengan dinas pangan, terakhir yakni Badan lingkungan hidup daerah dengan dinas Kehutanan.
 
"kenapa kami merubah tatib ini juga, bahwa kami punya beberapa program di Dewan yang baru, pertama yaitu sosialisasi peraturan daerah (Sosper). kemudian ada juga sosialisasi wawasan kebangsaan", jelasnya.
 
Dikatakannya, dengan adanya perubahan tatib ini diharapkan tidak ada lagi perubahan dikemudian hari, menurutnya, untuk pengaturan tatib yang sesuai dengan Peraturan pemerintah no 12 tahun 2018.
 
" Kami mohon nanti disampaikan, bagaimana sebenarnya tatib yang menurut pak endarto selaku senior dalam urusan ini di kementerian tentang produk hukum daerah ini", harapnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Slamet Endarto, Kasubdit wilayah I, Ditjen OTDA Kemendagri menjelaskan, bahwa dari seluruh bapemperda DPRD se-Indonesia, baru bapemperda DPRD babel yang pertama kali melibatkan kemendagri pada pembahasan perda, DPRD babel telah mengundang kemendagri itu sangat luar biasa, ungkapnya.
 
"diawali dengan niatan yang baik bahwa dalam sebuah perencanaan program nanti harus terarah, terukur dan terintegrasi. terkait dengan apa yang dimaksud baik inisiatif DPRD maupun inisiatif Pemprov Babel", ujarnya.
 
Ia menambahkan, bahwa bapemperda itu merupakan sebuah filter, mana yang betul" diindikasikan skala Prioritas. bahwa ada 17 perda baik itu inisiatif dari Pemprov babel maupun dari DPRD babel", jelasnya.
 
Ia mengharapkan, didalam perencaan nanti jangan sampai nanti 17 Perda tersebut tidak tertuang dalam sebuah program tahunan. menurutnya, jika diawali pada bulan maret 2021, apa yang menjadi krusial di bulan Maret ini, apakah tatib yang terkait dengan ini atau yang lainnya, ungkapnya.
 
" Jadi intinya, jangan sampai nanti apa yang sudah direncanakan nanti banyak yang terlempar dan terangkat ditahun 2022, lebih baik apa yang kita arahkan di 2021 17 perda itu betul" terselesaikan di 2021", tegasnya.
 
Ditambahkannya, untuk Kedepan, didalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, nanti bukan hanya dilihat dari laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah (LPPD) nya saja, namun katanya, ada beberapa hal yang berkaitan dengan stimulan-stimulan daerah yang berkaitan dengan kebijakan daerah yaitu Perda.
 
" jadi Perda" Yang efektif, efisien dan akuntabel yang diterima masyarakat nanti akan ada penilaiannya. pernah kita lakukan ditahun 2018-2019, itu di Hari OTDA. provinsi/kab/kota yang melaksanakan Perda tenggat waktunya tepat, terkait anggaran dan waktu diberikan apresiasi oleh bapak Menteri yang waktu itu Pak Tjahjo Kumolo", jelasnya.
 
Usai pembukaan acara dilanjutkan dengan diskusi antara Panitia khusus (Pansus) Tatib DPRD Babel bersama perwakilan Kemendagri.
Published in Berita
Pangkalpinang - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Herman Suhadi menghadiri Peresmian Gedung Tribrata Kepolisian Daerah (POLDA) Kepulauan Bangka Belitung, di Polda Kepulauan Bangka Belitung, kamis (18/02/2021).
 
Peresmian Gedung Tribrata secara resmi dilakukan oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) kepulauan Bangka Belitung (Babel) Irjen Pol Drs. Anang Syarif Hidayat, ditandai dengan Penekanan tombol sirine pembukaan tirai dan penandatangan prasasti.
 
Seperti diketahui gedung Tribrata Polda kepulauan Babel yang terletak tepat disamping Bhayangkara Park Polda Babel. Gedung yang diperuntukkan untuk berbagai kegiatan yang ada di Polda Kepulauan Babel maupun kegiatan lainnya.
 
Kegiatan peresmian gedung Tribrata Polda Babel tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu 3 M Menjaga Jarak, memakai masker, dan mencuci tangan
Published in Berita
Pangkalpinang- Komisi pengawas korupsi tindak pidana korupsi kecamatan tempilang kabupaten bangka barat bersama dengan para karyawan PT. Tata Hamparan Eka Persada (THEP) Kabupaten bangka barat, mendatangi DPRD Babel untuk menyampaikan aspirasi atas terjadinya mutasi kerja yang tidak sesuai aturan, rabu (17/02/2021).
 
Ketua DPRD babel Herman Suhadi, didampingi wakil Ketua Muhammad Amin, menyambut baik dan mengucapkan terima kasih karena bisa bersilahturahmi Dan bermusyawarah bersama Komisi pengawas korupsi tindak pidana korupsi bersama dengan para karyawan PT. Tata Hamparan Eka Persada (THEP) Kabupaten bangka barat.
 
" kami bangga, setuju Dan sangat mengapresiasi kawan-kawan yang telah datang ke tempat yang tepat dalam menyalurkan aspirasi. karena kami salah satu jembatan untuk menjembatani keinginan rakyat ", ungkap ketua dprd babel Herman Suhadi. saat audiensi, di ruang badan musyawarah (Banmus) dprd babel, rabu (17/02/2021).
 
Dikatakan ketua dprd babel Herman Suhadi, bahwa keinginan para karyawan Dan pihak kpk TIPIKOR, agar pt THEP tidak melanggar perjanjian Dan untuk memanggil pihak management pt THEP, serta pihak terkait, menanggapi hal tersebut dprd babel akan siap membantu.
 
" kami siap memanggil manajemen, nanti berdiskusi yang nanti akan dihadiri dari kawan-kawan disnaker babel dan disnaker bangka barat, kita undang dan kita pecah kan bersama yang insyaallah akan kami laksanakan dihari senin, diruangan ini juga", jelasnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Allani, Sekretaris komisi pengawas korupsi tindak pidana korupsi (KPK TIPIKOR) kecamatan tempilang kabupaten bangka barat, sangat mengapresiasi dan bangga terhadap dprd babel yang telah menyambut Dan menerima aspirasi dengan sangat baik.
 
"menyampaikan aspirasi, karena terjadi mutasi PT THEP yang tidak sesuai aturan, makanya kami ke sini menyampaikan ke dprd ini", jelasnya.
 
Tiga tuntutan yang disampaikan
 
Pertama, jangan melanggar aturan yang telah disepakati, kedua, mohon untuk memanggil pihak management PT. THEP ke dprd babel untuk melakukan audensi bersama pihak terkait. ketiga, jika pihak pimpinan top management PT. THEP tidak bisa bersosialisasi dengan masyarakat babel untuk segera diganti.
 
" kalau selama ini sudah aman, kok ternyata tidak aman, ini Ada apa. Karena pimpinan top management itu tidak bisa menyesuaikan diri dengan aturan yang ada dibabel ini, contohnya kami ini, sebelumnya sudah banyak karyawan PT. THEP yg dipecat dengan alasan mengundurkan diri", ungkap nya.
 
Sebanyak 20 orang karyawan yang terdampak terhadap kebijakan mutasi tersebut, terhitung sejak tanggal 16 februari 2021. Selain itu, katanya, pemutasian tersebut telah melanggar pasal 17 ayat 4 di dalam perjanjian kerja bersama PT. THEP, jelas itu salah, tegasnya.
 
"jadi yang dilanggar itu, perjanjian lisan Dan tulisan dengan masyarakat, MOU itu Ada antara PT. THEP dengan masyarakat. Itu bunyi nya bahwa PT. THEP memprioritaskan tenaga kerja lokal", jelasnya
Published in Berita
PANGKALPINANG - Usai menggelar Rapat Paripurna Pergantian Antarwaktu Kamis pagi (11/02), DPRD Babel kembali menggelar Rapat Paripurna di siang harinya dengan agenda penyampaian pansus perubahan peraturan DPRD tentang tata tertib, pergantian nama anggota pansus kepariwisataan, peningkatan kualitas anak, pansus penyertaan modal atas PT. BPR Syariah.
 
Nico Plamonia selaku Ketua Bapemperda mengatakan bahwa Perubahan tatib DPRD ini mengakomodir Perda No. 9 Tahun 2020 tentang Perampingan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sebagaimana diketahui, dampak dari perda tersebut adalah tergabungnya beberapa OPD menjadi satu sehingga berubah pula mitra - mitra eksekutif untuk ke-empat ( 4 ) Komisi yang ada di DPRD.
 
"Perubahan tatib ini berkaitan dengan perubahan ketiga tatib pada Pasal 60 ayat 2, terkait pembidangan masing - masing komisi. Selain itu menambah klausul baru tentang pergeseran anggota DPRD dan kegiatan sosialisasi perda ( sosper ). Perubahan ini juga akan mengakomodir evaluasi pada setiap pasal. Apakah sudah sesuai atau perlu perbaikan dan penambahan. Semoga di akhir masa bakti nanti, kita bisa berakhir dengan baik dan tanpa masalah", sampai Nico.
 
Selain menyampaikan perubahan tatib, dalam rapat ini Sekretaris DPRD, Muhammad Haris juga mengumumkan nama - nama perubahan anggota pansus yang melanjutkan progres di tahun 2020 lalu, anggota komisi dan fraksi guna mengakomodir anggota DPRD Babel yang baru dilantik.
"Untuk anggota Alat kelengkapan dewan akan menunggu semua anggota DPRD lengkap (anggota yang belum dilantik)", tambah Haris di akhir penyampaiannya.
Published in Berita
DPRD BABEL, Pangkalpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) secara resmi mengangkat dan melantik tiga orang sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Prov. Kep. Babel sisa masa jabatan 2019-2021 dalam rapat paripurna di gedung DPRD Prov. Kep. Babel, Kamis 11/2/2021.
 
Ketiga orang tersebut Warkamni menggantikan alm. M. Yunus dari fraksi PPP, Evi Junita menggantikan Didit Srigusjaya dari fraksi PDI Perjuangan dan Susi menggantikan Rina Tarol dari fraksi PDI Perjuangan.
 
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ketiga anggota DPRD yang baru tersebut dipandu langsung oleh Ketua DPRD Herman Suhadi. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah oleh ketua DPRD dan ketiga anggota dprd yang baru dilantik serta penyematan lencana DPRD Kep. Babel.
Ketua DPRD Kep. Babel Herman Suhadi mengatakan kepada ketiga orang tersebut untuk dapat memikul tanggung jawab terhadap Bangsa dan Negara Republik Indonesia dan kesejahteraan rakyat yang dibebankan sebagai wakil rakyat yang ada di daerah.
 
"Selanjutnya saya perlu memperingatkan bahwa sumpah yang akan saudara ucapkan ini mengandung tanghung jawab terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia, tanggung jawab memelihara dan menyelamatkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta tanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat", tegas Herman.
Rapat Paripurna ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kep. Babel, unsur forkopimda Kep. Babel dan pejabat struktural dilingkungan Pemerintah Provinsi Kep. Babel serta keluarga dari ketiga anggota DPRD yang baru dilantik.
Published in Berita
Wednesday, 10 February 2021 11:49

Komisi IV Kunjungi Bangka Tengah

KOBA - Komisi IV DPRD Bangka Belitung berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bangka Tengah.
 
Ikut serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangka Belitung, Harrie Partiadi. Rombongan diterima dengan antusias oleh Kepala DPMPTK Bangka Tengah, Hj.Kartina.
 
Pengawasan Ketenagakerjaan dan hubungan industrial menjadi diskusi pada Rabu siang (10/02). Banyaknya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja ) ataupun karyawan yang dirumahkan sementara akibat dampak Covid-19 menjadi pembahasan utama di Ruang Rapat DPMPTK.
 
"Komisi IV harapkan Disnaker Bateng dapat melakukan pendataan secara detail terkait permasalahan tersebut dan lakukan koordinasi dengan Provinsi. Selanjutnya bisa disinkronkan dengan Dinas terkait untuk bantuannya, apakah itu bantuan modal usaha atau pun lainnya", tambah Jawarno selaku pimpinan rombongan.
 
Hal lain yang juga dibahas adalah program yang ada di Balai Latihan Kerja Provinsi Bangka Belitung. Untuk keikutsertaan peserta dari Bangka Tengah dapat dikoordinasikan lebih lanjut.
 
Mengakhiri pertemuan, Kartina ucapkan terima kasih dan mengapresiasi kunjungan dari Komisi IV. "Ini pertama kalinya kami diperhatikan dan dikunjungi oleh Legislatif Provinsi (DPRD). Mohon kiranya apa yang kami sampaikan jika memungkinkan dapat dibantu karena semata untuk masyarakat".
Published in Berita
Tuesday, 09 February 2021 11:46

Komisi IV Kunjungi Bangka Selatan

TOBOALI - Kunjungan Komisi IV DPRD Bangka Belitung pada Selasa siang (09/02) ke Kabupaten Bangka Selatan diterima langsung oleh Wakil Bupati Basel, Riza Herdavid.
 
Rombongan yang digawangi Politisi Gerindra, H.Jawarno membahas Program Rehabilitasi Sosial dan Bantuan Sosial yang bisa disinergikan antara Provinsi dengan Kabupaten.
 
Turut hadir Kabid. Rehsos, Prima D bersama pejabat struktural Dinas Sosial Kabupaten Bangka Sosial.
 
Disampaikan jumlah data lansia Basel tidak mampu yang ada pada 7 (tujuh) Kecamatan berjumlah 5.144 orang dan jumlah penyandang disabilitas tidak mampu sebanyak 528 orang. Keberadaan LKS (Lembaga Kesejahteraan Sosial) di Basel saat ini ada 6 (enam).
 
Sejak Tahun 2016, Dinas Sosial Basel juga memberikan bantuan pendampingan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Kasus tertinggi di Tahun 2019 sebanyak 52 dan di 2020 terdapat 40 kasus yang ditangani oleh Dinas Sosial Bangka Selatan.
 
Diwakili Anggota Komisi IV dari Daerah Pemilihan Bangka Selatan, Marsidi sampaikan harapan kedepan bisa lebih bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Basel dalam menjalankan kebijakan program pro rakyat. Antusias sambut hal ini, Riza Herdavid rencanakan akan duduk bersama dengan Anggota DPRD Babel asal Bangka Selatan lainnya.
 
"Saya sangat senang bisa sharing dengan DPRD Provinsi seperti ini, sehingga kita sama - sama mengetahui program apa yang dibutuhkan masyarakat", ungkap beliau di akhir pertemuan.
Published in Berita
PANGKALPINANG - "Kami akan selalu maksimal dan perhatian pada dunia pendidikan, terlebih seperti kondisi hampir satu tahun ini akibat dari Covid-19", sampai Jawarno saat buka Rapat Kerja dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Senin pagi (08/02).
 
Rapat di Ruang Kerja Komisi IV ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Drs. Soleh bersama pejabat struktural.
 
Komisi IV DPRD Bangka Belitung himbau kepada Dinas Pendidikan untuk menyusun SOP yang jelas terkait PPDB Tahun Ajaran mendatang. Hal ini perlu dilakukan guna meminimalkan permasalahan terkait prosedur penerimaan siswa siswi SMA. "Sangat banyak laporan kepada kami tidak diterima anaknya di sekolah yang dipilih, kebanyakan karena zonasi. Seperti yang diketahui, meski ada jalur penerimaan lainnya seperti : prestasi, afirmasi dan mutasi, persentase nya sangat kecil", demikian disampaikan oleh salah satu Anggota Komisi IV, Johansen Tumanggor.
 
"Hendaknya Dinas Pendidikan mengkaji permasalahan ini, seperti yang sudah dilakukan oleh Provinsi Sumatera Selatan. Tetap kita harus melaksanakan aturan dari Pusat, tetapi untuk persentasenya bisa kita sesuaikan. Dan juga bisa dikaji melalui jalur mandiri", tambah Dody Kusdian.
 
Menanggapi, Soleh sampaikan Dinas Pendidikan akan segera pelajari dan koordinasi ke pihak terkait untuk dapat merealisasikan masukan dan arahan dari Komisi IV. Karena ini berdampak positif pastinya. Dalam pertemuan ini juga disampaikan prestasi membanggakan atas diraihnya Bangka Belitung sebagai Provinsi ke-3 setelah DKI Jakarta dan Yogyakarta yang menerapkan PISA (Programme for International Student Assessment).
 
Menutup pertemuan, Dede Purnama harapkan adanya pembenahan tentang penyaluran program beasiswa. Jika memungkinkan, beasiswa ini tidak membatasi untuk belajar harus di wilayah Babel saja. Banyak mahasiswa Babel yang kuliah di daerah luar Bangka yang membutuhkan juga bantuan dari kita Pemerintah Provinsi. Mohon Dinas Pendidikan dapat pelajari regulasinya.
Published in Berita
Sungailiat - Herman Suhadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiataan rembuk nasional Ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah islamiah GP Ansor Bangka Belitung.
 
"semoga persaudaraan kita semakin erat dalam menjalin persaudaraan bersama di bumi Indonesia. Selamat melaksanakan kegiataan ini, semoga dapat berlangsung baik, lancar, sukses hingga selesainya nanti", jelas, Herman Suhadi Ketua DPRD babel, saat menyampaikan sambutan, di tanjung pesona, sungailiat, sabtu (06/02/2021).
 
Ketika berbicara GP ansor, maka itu adalah pemuda, kata-kata bijak mengatakan, Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.
 
"NKRI yang berbhineka tunggal Ika merupakan titipan kalian para pemuda kepada kami, yakin dan percayalah pada saat nya nanti kami akan menyerahkan negeri ini dalam keadaan yang baik dan makmur kepada kawan" Pemuda", tegasnya.
 
Rembuk Nasional Ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah islamiah, dibuka secara resmi Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor yang juga selaku Menteri Agama (Menag) RI, melalui Virtual. kegiataan yang mengusung tema "Bersaudara dari dan demi Indonesia", di tanjung pesona, sungailiat, sabtu (06/02/2021).
 
Rembuk Nasional dilaksanakan selama dua hari, mulai dari tanggal 6-7 Febuari 2021 bertempat di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat. Adapun yang Bertindak selaku pembicara antara lain, Seperti Menkopolkam Mahfud MD, Yeni Wahid, Menteri Agama RI. Para tokoh Bangka Belitung Ir. Rudianto Tjen, Bambang Patijaya.
 
Ditegaskan ketua DPRD babel Herman Suhadi, bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia bukan dimerdekakan hanya dari satu golongan, hanya satu agama, tetapi kemerdekaan terwujud karena persatuan dan kesatuan seluruh rakyat indonesia.
 
Saat ini, pandemi COVID-19 belum berakhir, ia berharap, kepada seluruh elemen pemuda serta seluruh pihak agar dapat bersatu bersama-sama dalam memutuskan mata rantai penyebaran covid -19.
 
" maka saya sangat berharap seluruh elemen pemuda, seluruh lintas agama untuk bersatu padu. mensosialisakan kepada masyarakat, untuk memutuskan mata rantai Covid -19 agar segera berakhir", harapnya.
 
Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) kepulauan Bangka Belitung (Babel) Irjen Pol Drs. Anang Syarif Hidayat, menjelaskan, menyambut baik rembuk nasional GP Ansor dan selalu mensuport.
 
"kegiataan ini sangat baik dan positif. selamat berdiskusi, seminar yang terpenting harus tetap mematuhi protokol kesehatan", kata Kapolda.
 
Kegiataan rembuk nasional Ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah islamiah GP Ansor Bangka Belitung. Tampak dihadiri Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) kepulauan Bangka Belitung (Babel) Irjen Pol Drs. Anang Syarif Hidayat, Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil, Rudianto Tjen, Ketua PW GP Ansor Bangka Belitung Masmuni Mahatma, Ketua PW GP Ansor Se-Indonesia beserta jajaran serta tamu undangan.
Published in Berita
DPRD BABEL, PANGKALPINANG - Untuk mewujudkan kepentingan nasional, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan diplomasi parlemen secara total melalui BKSAP Day bertajuk "Diplomasi Parlemen DPR RI di Masa Pandemi Covid - 19", di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Bangka Belitung, Jumat 5 Januari 2021.
 
Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen Dewan Perwakilan Rakyat (BKSAP DPR RI) , Fadli Zon mengatakan BKSAP merupakan bagian dari perangkat dewan dimiliki oleh DPR RI untuk meningkatkan kerjasama antara parlemen melalui diplomasi total sesuai amanat UU No.17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (MD3), dan UU No.37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri.
 
Dijelaskannya, BKSAP memiliki empat desk strategis yakni desk kerjasama internasional, kerjasama regional, kerjasama bilateral dan kerjasama administrasi antar anggota.
 
Dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, Fadli mengatakan Bangka Belitung memiliki tonggak diplomasi dalam proyek kemerdekaan. Dalam sejarah, sebagaimana diketahui di Menumbing, Bangka Barat pernah disinggah Ir Soekarno saat agresi militer oleh Belanda.
 
Menurutnya, terdapat missing link dalam diplomasi Indonesia bila menyampingkan kontek sejarah, Ia mengingatkan sebagaimana pernah dikatakan Mohammad Hatta bahwa hakekat diplomasi Indonesia ialah kepentingan nasional dengan melibatkan seluruh komponen secara aktif.
 
Dalam sambutannya Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah menyampaikan sejauh ini Pemprov Babel terus berusaha meningkatkan dan mengoptimalkan lahan perkebunan dengan cara penambahan lahan dan mengalihfungsikan lahan untuk memenuhi kebutuhan di Bangka Belitung. Mengingat, penting untuk meningkatkan ketahanan pangan di Babel.
 
Turut hadir dalam acara sosialisasi tersebut, yakni Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah, Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, Wakil Ketua DPRD Babel Muhammad Amin, Ketua BKSAP Fadil Zon beserta jajarannya, dan unsur Forkopimda Babel beserta perwakilan akademisi dari Universitas Bangka Belitung dan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung.
Published in Berita
Pangkalpinang- Usai dikunjungi GP Ansor kemarin rabu (03/02/2021), kembali, Herman Suhadi Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyambut baik kedatangan pengurus wilayah Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung, di ruang kerja ketua DPRD babel, kamis (04/02/2021).
 
Ketua DPRD babel Herman Suhadi, didampingi wakil Ketua Muhammad Amin, mengapresiasi dan mengucapkan Terima kasih kepada para pengurus wilayah Pemuda muhammaddiyah Babel yang telah bersedia bersilahturahmi ke DPRD babel.
 
" Terima kasih, kami selaku pimpinan DPRD dan pribadi memang sangat mengharapkan sekali Hal seperti ini, bersilahturahmi, karena bersilahturahmi sangat banyak sekali memberikan manfaat", ujar, Ketua DPRD babel Herman Suhadi, kamis (04/02/2021).
 
Selain itu, dihadapan para pengurus wilayah Pemuda Muhammadiyah babel, Ketua DPRD babel Herman Suhadi sangat mensyukuri dan mengucapkan Terima kasih atas doa serta dukungan yang diberikan Masyarakat babel sehingga dirinya dipercaya untuk menjadi ketua DPRD babel menggantikan ketua sebelumya didit srigusjaya.
Diakuinya, meski tidak sepiawai Ketua sebelumnya Didit srigusjaya, namun, keinginan Ketua DPRD babel Herman Suhadi yang ingin bersama sama para pemuda serta seluruh pihak agar selalu dapat mempererat tali silahturahmi, berkolaborasi dan bersinergi dalam mewujudkan provinsi kepulauan bangka belitung yang lebih sejahtera, maju dan lebih baik kedepan.
 
"ku akui tidak sepiawai Pak didit, namun satu hal yang ingin ku terapkan adalah falsafah kita ini ialah gotong royong. mohon bantuan nya apapun itu, kita berkaloborasi, bersinergi, berdiskusi dan silahturahmi", harapnya.
 
Sementara itu Andika saputra ketua pemuda muhammadiyah Babel, mengucapkan Terima kasih dan mengapresiasi sekali atas sambutan hangat Ketua DPRD beserta wakil Ketua DPRD babel yang telah menerima bersedia untuk silahturahmi, berdiskusi, berkoordinasi dan meminta saran serta dukungan agar setiap kegiataan organisasi pemuda muhammadiyah dapat berjalan lancar dan sukses.
 
" kami punya keinginan besar yang belum pernah diwujudkan pengurus sebelumnya yaitu melaksanakan kegiataan nasional di babel yaitu kegiataan tanwir yang akan dihadiri seluruh pemuda muhammadiyah se-Indonesia", jelasnya.
Published in Berita
DPRD BABEL, Pangkalpinang - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Herman Suhaidi, S. Sos yang didampingi para wakil ketua beserta Sekretaris DPRD kep. Babel, bersilahturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) kepulauan Bangka Belitung (Babel) Irjen Pol Drs. Anang Syarif Hidayat hari ini, Kamis 4/02/2021 yang bertempat di ruang kerja Kapolda kep. Babel.
 
Sebagai pimpinan baru DPRD provinsi kep. Babel Herman Suhadi berkeinginan menjalin hubungan yang lebih baik bersama unsur Forkompinda prov kep. Babel. Hal ini dilakukan semata mata untuk membawa provinsi kep. Babel lebih baik kedepannya.
 
Sebagai ketua DPRD yang baru Herman Suhadi berniat dapat menjalin tali silahturahmi, komunikasi dan koordinasi yang lebih baik bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) khususnya Kapolda kep. Babel.
 
"Untuk itu saya mohon ada komunikasi dan sinergitas yang baik sehingga kita punya satu hati, satu rasa dan satu tujuan untuk menuju provinsi kep. Babel yang lebih baik dan mensejahterakan masyarakat Babel. Dengan rasa hormat saya mohon bimbingan, arahan, nasehat dan teguran dari Bapak," ucap Herman.
 
Herman mengungkapkan hal seperti inij kalau bisa ditingkatkan kearah yang lebih baik. Kalau Hanya mengharapkan DPRD saja atau seorang Herman Suhadi saja, saya yakin dan percaya tidak akan membawa provinsi ini lebih baik kedepannya tanpa dukungan dari semua pihak.
 
"Insya Allah dengan kita bisa bekerjasama dapat menjadi contoh bagi masyarakat Babel, ketika pimpinan sudah menunjukkan keharmonisan dan sesuatu yang baik diantara pimpinan dapat memberi contoh atau role model bagi masyarakat Babel" .
 
Silahturahmi ini awal dari kita membangun hubungan yang baik, tetapi juga bukan sebagai akhir dari hubungan baik kita sebagai salah satu unsur pimpinan daerah Sepakat dengan Ketua DPRD provinsi kep. Babel Kapolda kep. Babel Irjen Pol Drs. Anang Syarif Hidayat mengungkapkan bahwa Polda Babel mempunyai satu visi sama yaitu untuk membangun Babel lebih baik kedepannya.
 
"Yang paling penting dari semua itu bagaimana hubungan baik ini harus terus terjaga sehingga kerjasama, koordinasi dan sinergitas diantara kita dapat terjalin menjadi lebih baik," ujar Kapolda.
Published in Berita
Pangkalpinang - Herman Suhadi Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyambut baik kedatangan pengurus GP Ansor Bangka Belitung, rabu (03/02/2021) di ruang kerja ketua DPRD babel.
 
Kedatangan Pengurus wilayah GP Ansor Bangka Belitung ke DPRD babel untuk bersilahturahmi dan berdialog dengan ketua DPRD babel Herman Suhadi yang baru saja dilantik.
 
"Terima kasih telah datang, Saya butuh, pengen kenalan dan secara pribadi mau silahturahmi seluas luasnya, apalagi kalian generasi muda yang nantinya akan menggantikan kami ini ", ungkap ketua DPRD Herman Suhadi, saat menyambut kedatangan GP Ansor, diruang kerjanya, (03/02/2021).
 
Dihadapan para pengurus GP Ansor, ketua DPRD Herman suhadi yang juga selaku Sekretaris DPD Partai Demokasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bangka Belitung (Babel) memperkenalkan diri. pasalnya, sebelum duduk menjadi anggota DPRD, kurang lebih sebelas tahun ia menjalani sebagai pedagang pisang molen, dan berhenti sejak tahun 2004 setelah terpilih menjadi anggota DPRD. Selain itu, ia pernah menjadi pengurus NU pada saat itu diketuai oleh Tarmizi Saat.
 
"baru dua hari ini dilantik jadi ketua DPRD, berasal dari sungailiat tepatnya di pemali kabupaten bangka, jadi anggota dewan selama tiga periode. Background ku dari pedagang kecil penjual pisang Molen, makanya ku lebih top juga disebut Herman Molen. Alhamdulillah hari ini kita bisa bersilahturahmi", ujarnya.
 
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Bangka Belitung Masmuni Mahatma mengatakan, bahwa tujuan kedatangan GP ansor untuk mempererat tali silahturahmi antara GP Ansor Babel dengan DPRD babel.
 
" selamat pak, atas dilantik nya bapak menjadi ketua DPRD babel, semoga ini menjadi awal yang baik untuk bangsa, negara dan Bangka Belitung", ujarnya.
 
Ditambahkannya, bahwa pada tanggal 6 sampai 7 februari mendatang, GP Ansor akan melaksanakan acara rembuk nasional ukhuwah islamiah dan ukhuwah wathaniyah yakni Persaudaraan kebangsaan persaudaraan keislaman. yang akan dilaksanakan di tanjung pesona.
Selain itu, Meminta saran dan arahan serta dukungan dari ketua DPRD babel agar acara tersebut dapat berjalan lancar dan sukses.
 
" hingga saat ini sudah 22 Provinsi yang konfirmasi ke kami, rencananya acara itu akan dibuka oleh pak wagub, dan kami berharap pak ketua dapat hadir dan memberi sambutan nantinya", jelasnya.
Published in Berita
Pangkalpinang - Herman Suhadi secara resmi menjabat sebagai ketua dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) provinsi kepulauan bangka belitung sisa masa jabatan 2019-2024, menggantikan ketua DPRD sebelumnya Didit Srigusjaya.
 
Rapat paripurna pelantikan dan peresmian pengambilan sumpah/janji dipimpin oleh Wakil ketua DPRD babel Amri Cahyadi. Pengambilan sumpah / janji jabatan ketua DPRD Babel dipandu langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Babel senin (01/02/2021) di ruang paripurna DPRD babel.
 
Ketua DPRD Babel Herman Suhadi mengapresiasi dan mengucapkan Terima kasih Kepada ketua pengadilan tinggi babel dan seluruh pihak, sehingga prosesi pengambilan sumpah / janji ketua DPRD babel dapat berjalan lancar dan khidmat.
 
"InsyaAllah tugas dan amanah ini kami laksanakan dengan rendah hati, percaya diri dan mensyukuri", ujar, Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, saat menyampaikan sambutan.
 
Belum berakhir nya pandemi covid 19 diindonesia tanpa terkecuali juga di provinsi babel, menjadi perhatian Ketua DPRD babel Herman suhadi, pasalnya, pandemi covid 19 telah mengakibatkan duka yang mendalam serta menurunnya perekonomian.
 
" Marilah kita bersatu padu mencari solusi, tidak perlu ribut sana sini. Insya Allah dengan kerjasama seluruh pihak, kompak, dan sama-sama bergerak, musibah Covid-19 ini pada saatnya akan berakhir dan kita dapat kembali menata ekonomi dan menata masa depan lebih baik dan cerah", harapnya.
 
Ia mengajak kepada seluruh pihak serta pemerintah daerah untuk bersama-sama dalam menjalankan roda pemerintahan demi mewujudkan Provinsi Bangka Belitung babel yg maju dan lebih baik lagi, tegasnya.
 
"Terima kasih atas segala dukungan dan doa kepada saya sebelum ini, Mudah-mudahan silahturahmi dan kerjasama yang baik kita dari kemaren sampai saat ini mendapat ganjaran amal jariyah dari Allah SWT" Ujarnya.
 
Sementara itu, Gubernur Babel Erzaldi Rosman, mengucapkan selamat kepada Ketua DPRD Babel definitif yang baru dilantik. bahwa Kedudukan DPRD babel sangatlah penting dan strategis, maka daripada itu dalam melaksanakan tugas dan kewenangan yang telah diamanatkan peraturan perundangan DPRD harus memperlihatkan kinerja yang maksimal dan optimal, jelasnya.
 
"Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik atas pelantikan ketua definitif DPRD babel, sebab dalam konteks pemerintahan dalam melaksanakan kewenangan pemerintah daerah. pimpinan DPRD merupakan jembatan penghubung antara pimpinan daerah dengan DPRD", kata, gubernur Erzaldi.
Ditambahkannya, bahwa hal ini selaras dengan prinsip kemitraan antara pemerintah daerah dan DPRD.
 
"kami meyakini dengan pengalaman yang dimiliki oleh Herman Suhadi, maka akan optimal dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan, serta mampu menahkodai anggota DPRD untuk terus menampilkan kinerja terbaiknya sehingga mampu mendukung gerak pembangunan provinsi yang kita cintai ini", jelasnya.
 
Acara paripurna pelantikan ini dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Babel, Ketua KPU Babel, DPRD kabupaten/kota, forkompinda serta tamu undangan lainnya.
Published in Berita
DPRD BABEL, Pangkalpinang - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Amri Cahyadi, ST mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program vaksinasi Covid-19. Vaksinasi Covid-19 ini merupakan salah satu program nasional yang bertujuan untuk menanggulangi wabah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia khususnya dan Dunia pada umumnya.
 
Hal ini disampaikan Amri setelah menerima suntikan vaksin tahap kedua di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. (HC) Ir. Soekarno, Jumat 29/01/2020. Proses vaksinasi tahap kedua ini sendiri mengikuti petunjuk teknis yang sudah ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia guna menghasilkan anti bodi yang lebih besar sehingga efek sero protektifnya jauh lebih kuat.
 
"Alhamdullilah hari ini saya sudah menyelesaikan vaksinasi tahap kedua sebagai prosedur vaksinasi covid-19. Tidak merasakan efek apapun dan mudah-mudahan kedepannya juga begitu, kata Amri".
 
Oleh karenanya saya menghimbau masyarakat Babel untuk mendukung proses vaksinasi ini dalam rangka penanggulangan bencana wabah Covid-19. Kami selaku Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Babel siap divaksin diawal untuk memberikan contoh kepada masyarakat bahwa vaksin ini Insya Allah aman, terang Amri.
Amri pun berharap pada saat jadwalnya nanti diterima oleh lapisan masyarakat Babel mohon kiranya kita dukung bersama, semata mata untuk mengantisipasi agar pandemi ini segera berakhir, tutup Amri.
 
Proses vaksinasi tahap kedua ini pun tidak jauh berbeda dengan vaksinasi tahap pertama. Dimana dilakukan pemeriksaan kesehatan diawal sebelum pemberian vaksin dan observasi oleh tenaga medis selama tiga puluh menit setelah penyuntikan. Pemberian vaksin kedua ini memiliki rentan waktu 14 hari setelah vaksin pertama dilakukan.
Published in Berita
DPRD BABEL, PANGKALPINANG - Seluruh Anggota dan Pimpinan DPRD Bangka Belitung berksempatan bersilaturahmi dengan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman dengan Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah. Di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur Bangka Belitung, Senin, 18 Januari 2021.
 
Melalui Pelaksana Tugas Ketua DPRD Bangka Belitung, Amri Cahyadi. Pihaknya mengucapkan rasa terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Bangka Belitung karena telah mengundang Anggota DPRD Babel dalam rapat konsolidasi guna penyesuain pemikiran untuk pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di 2021, tahun ini.
 
"Kami senang, di awal 2021 ini pak gubernur mengundang kami bersilahturahmi dan lebih konsolidasi antara eksekutif dan legislatif dalam melaksanakan roda pemerintahan di Babel ini,"kata Amri kepada media.
 
Dalam pertemuan terbatas tersebut, Amri menyampaikan bahwa Gubernur Bangka Belitung (Erzaldi Rosman) memfokuskan kinerja Pemprov dalam dua bidang strategis yakni pembahasan perhitungan silva 2020 yang tidak sesuai dengan perkiraan yang menjadi penyebab terjadi defisit anggaran 2021, dan pembahasan mengenai pemulihan ekonomi imbas pandemi Covid - 19.
 
Amri menjelaskan, sebelumnya bahwa Gubernur bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah melakukan rapat pimpinan sehingga diperkirakan akan ada anggaran kurang lebih sekitar Rp 150 M yang akan dibintangkan atau dipending.
 
Dari sisi DPRD, pihaknya akan menunggu surat resmi dari Gubernur terkait usulan kegiataan apa saja yang akan dibintangkan dan mempertimbangkan kegiatan yang tetap diprioritas dan menyentuh masyarakat secara langsung.
 
"kami akan menunggu surat resmi dari gubernur usulan kegiataan apa saja yang akan dibintangkan. Kami tidak bisa menjanjikan setuju apa tidak setuju, sebelum kita bahas", terangnya
 
Lebin lanjut, pihaknya berharap agar kondisi keuangan pusat baik, maka, akan adanya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) sehingga kegiataan tersebut akan baru bisa dilaksanakan.
 
Selain itu, untuk menjaga kondusifitas daerah yang terkait dengan pemulihan ekonomi imbas Covid - 19, bahwa Gubernur menunjukkan Pemprov tidak hanya memfokuskan kesehatan tetapi juga pemulihan ekonomi.
 
"DPRD menerima segala informasi yang disampaikan gubernur dan akan segera melakukan pembahasan, salah satu upaya yang dilakukan untuk menggerak ekonomi kita dengan bagaimana membelanjakan APBD kiya dengan cepat dan dapat menjadi motor penggerak di daerah,"tuturnya.
Published in Berita
DPRD BABEL, PANGKALPINANG - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bangka Belitung melalui Pelaksana Tugas Ketua DPRD Bangka Belitung, Amri Cahyadi menerima kunjungan kerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangka Barat dalam rangka menindaklanjuti tahapan persiapan Kabupaten Bangka Barat sebagai Tuan Rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) ke - VI Bangka Belitung Tahun 2022.
 
Wakil Ketua II KONI Babar, Bambang Setiabudi mengatakan pihaknya secara khusus mengunjungi DPRD Bangka Belitung untuk menindaklanjuti Pembangunan Stadion untuk Persiapan PORPROV ke - IV di Bangka Barat.
 
"Pertama, pembahasan mengenai alokasi bantuan untuk Kabupaten Bangka Barat terkhusus untuk persiapan PORPROV karena Bangka Barat sebagai tuan rumah, kita memohon dukungan dari DPRD Provinsi atas pemenuhan kebutuhan pembangunan stadion,"kata Bambang di Kantor DPRD Bangka Belitung, Pangkalpinang, Senin, 18 Januari 2021.
 
Bambang menyebutkan pembangunan stadion tersebut telah eksisting namun disebutnya masih stagnan atau belum terselesaikan. Sejauh ini beberapa fasilitas selesai dibangunan, semisalnya Lapangan Bola Kaki dan Lintasan Atletik.
 
"Katakan kisaran 50 persen lah sudah selesai, kita tinggal melanjuti ke pembangunan keliling stadion seperti podium dan untuk penonton,"ujarnya.
 
Pembangunan stadion tersebut, kata Bambang telah diawali sejak 2021 dan ditargetkan selesai 2022, menurutnya pembangunan tersebut dinilai lebih cepat lebih baik menimbang even akbar PORPROV direncanakan mulai di 2022, setahun setelahnya.
 
"Tapi mulainya PORPROV ini masih dipertimbangkan, karena ada beberapa pertimbangan untuk diundur lagi ke tahun 2023, hal itu kita masih menunggu Surat Keputusan,"jelasnya.
 
Plt Ketua DPRD Bangka Belitung, Amri Cahyadi menyambut kunjungan KONI Bangka Barat dan akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung terkhusus dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, terlebih lagi perhelatan PORPROV merupakan kegiatan produktif tahunan.
 
Setiap kegiataan yang bersifat positif dan mengharumkan nama baik Provinsi Bangka Belitung, menurutnya akan selalu didukung, Penyelenggaraan PORPROV diharapkan dapat menjadi perhatian Pemprov dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Kabupaten dan Kota se-Bangka Belitung
 
"Kita akan membantu dan mengupayakan dan berkoordinasi bersama Pemprov agar bisa atau tidak anggaran perubahan," tutur Amri.
Published in Berita
Page 1 of 4
© 2020 DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. All Rights Reserved.