DPRD MERADANG, HARGA SAWIT TIDAK KUNJUNG STABIL

01

November 2018

DPRD MERADANG, HARGA SAWIT TIDAK KUNJUNG STABIL

Hal ini setelah DPRD Babel mendengar informasi dari KSOP Pangkalbalam saat rapat dengar pendapat diruang Banggar (01/11) bahwa adanya pengiriman sawit dipelabuhan, padahal pengusaha sawit berkilah tindak kunjung naiknya harga sawit dikarenakan tangki penuh dan keterbatasan kapal pengiriman.

"Intinya, kita minta Pemprov harus tegas menyikapi persoalan ini. Kita mendapat informasi tidak adanya pengiriman karena persoalan kapal. Itu kan be to be, bicara bisnis antara pengusaha dengan pemilik kapal. Ternyata tadi informasi dari pelabuhan, ada pengiriman," kesal Didit.

Beliau pun berharap Gubernur untuk segera memanggil para pengusaha sawit dan libatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA).

“dan juga apabila ada informasi pengusaha luar bangka yang ingin membeli sawit kita, segera bergerak lakukan MOU dengan perusahaan tersebut,” tambahnya

Sementara itu Ketua Komisi II, Aksan Visyawan mengultimatum Tim Satgas Pemantau Harga Sawit untuk memberikan progres hasil dalam waktu satu minggu kepada DPRD Babel.

“kita tidak usah banyak beretorika, tetapi harus action karena ini menyangkut urusan perut rakyat,” tegasnya

© 2018 DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. All Rights Reserved.