Ferdiansyah Jaring Aspirasi Nelayan Pangkalarang.

10

November 2018

Ferdiansyah Jaring Aspirasi Nelayan Pangkalarang.

Pangkalpinang – Anggota DPRD Babel dari Partai Gerindra untuk Dapil Kota Pangkalpinang, Ferdiansyah hadir di tengah warga nelayan di kawasan Dermaga Pangkalarang, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Jum’at malam (09/11). Kegiatan Reses kali ini didampingi oleh Sopiar selaku Kasi Perikanan dan Kelautan, Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kep. Bangka Belitung dan dihadiri oleh Camat Pangkalbalam dan Lurah Ketapang.

Dalam pertemuan dengan puluhan warga ini, Ferdiansyah mendapat banyak keluhan dari warga yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Beberapa perwakilan dari nelayan mengaku Pemprov diakui kurang mempunyai program sentral kepada nelayan khususnya nelayan Pangkalarang.

“Proposal-proposal yang diajukan oleh para nelayan pun terkesan dipersulit, Pak. Harapan kami setiap aspirasi mohon ditindaklanjuti, ini untuk kemajuan kami para nelayan juga.” Ujar Agus, salah satu perwakilan nelayan.

Terkait fasilitas dokumen, seperti kartu nelayan dan asuransi, masyarakat mengaku ada yang sudah punya, ada juga yang belum. Sama halnya dengan kepengurusan pas kecil dan pas besar yang dinilai warga masih sulit untuk didapat.

Andian, Pengurus RT dan Pengurus Nelayan setempat mengeluhkan pasokan solar untuk bbm melaut para nelayan yang sekarang dijatah, lalu ada juga permasalahan peruntukan dermaga TPI di Pangkalarang yang saat ini didominasi oleh kapal PT bukan kapal nelayan.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Pangkalbalam juga memohon bantuan dari DPRD dan Pemprov untuk intervensi atas peraturan pemberian bantuan kepada nelayan yang harus dari lembaga berbadan hukum. Ini terkesan menyulitkan para nelayan.

Menjawab keluhan warga, Ferdiansyah mengatakan bahwa DPRD lebih menjalankan kegiatan berdasarkan sistem yang sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Masalah proposal, di kota sudah ada penyuluh perikanan yang bersedia membantu para nelayan dalam menyusun proposal bantuan para nelayan. Untuk maslaah pemberian bantuan kepada nelayan ia mengatakan bahwa sudah ada peraturan khusus bagi nelayan yang mau mengajukan bantuan.

“Dari Kemendagri, kelompok nelayan yang sudah terdata di kesbangpol bisa mengajukan bantuan. Informasi ini diharapkan bisa menjadi referensi bagi seluruh nelayan bukan hanya di Pangkalarang, namun nelayan di seluruh Bangka Belitung.” Jelas Ferdiansyah kemudian.

Hal yang krusial seperti pasokan solar untuk nelayan, DPRD akan menjembatani para nelayan dengan Pertamina mencari solusi permasalahan ini. Terkait pemanfaatan TPI, saat ini TPI di Kota Pangkalpinang masih dalam proses penyerahan aset kepada provinsi, tidak seperti TPI di kabupaten lain yang sudah menjadi hak Provinsi per Oktober 2018.

“InsyaAllah Januari 2019, semua clear, penyeahan aset lancar, ini untuk kepentingan bapak-bapak nelayan juga, biar semua jelas. Dalam prosesnya nanti DPRD akan mengawasi berbagai kejadian di ruang lingkup nelayan secara pelan-pelan”.

Menutup pertemuan dengan nelayan malam itu, DPRD Babel bersama dinas terkait akan bekerja ekstra menjadikan nelayan Pangkalarang Pilot Project atau percontohan bagi nelayan yang lain. Tak lupa ia pun mengharapkan do’a dan usaha yang lebih dari para nelayan agar setiap permasalahan ini bisa mencapai solusi yang tepat.

“Do’a dan usaha bapak untuk kami di DPRD sangat kami harapkan agar setiap permasalahan yang kita jaring malam ini mencapai solusi yang bisa kita terima sama-sama untuk kesejahteraan nelayan kemudian.” Tutupnya.

 
© 2018 DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. All Rights Reserved.