AMRI CAHYADI dengarkan kegundahan hati GTHKNK35+ Bangka Belitung

03

December 2020

AMRI CAHYADI dengarkan kegundahan hati GTHKNK35+ Bangka Belitung

PANGKALPINANG - Datangi DPRD Bangka Belitung, para pengurus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK35+) diterima Plt.Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi di ruang rapat Badan Musyawarah (Banmus) pada Kamis siang (02/12). Audiensi ini turut dihadiri oleh Dinas Pendidikan Babel dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Babel.
 
Koordinator GTKHNK35+ sampaikan kegundahan terkait kebijakan pemerintah yakni tes untuk guru honorer yang tidak bisa diikuti lagi oleh usia 35 tahun keatas. Padahal masih banyak pendapatan guru yang masih dibawah rata - rata. Eksistensi hingga saat ini menandakan guru honorer ini masih sangat dibutuhkan.
 
"Guru honorer tidak diberikan ruang sama sekali. Kami berjuang hampir 2 tahun bersama dengan teman - teman GTKHNK35+ se-nusantara, mengharapkan adanya Keputusan Presiden yang dapat melegakan ", sampai Dewi dengan penuh haru.
 
Besar harapan kami agar Bapak dapat terus mengawal kebijakan ini dan memperjuangkan nasib para guru honorer karena kami tidak akan pernah lelah berjuang, tutup Dewi di akhir aspirasinya.
 
Perwakilan GTKHNK35+ Bangka Tengah, Ida Yuniarti sampaikan belum adanya wadah resmi yang dapat menampung keluhan kami. Setiap tahun selalu ada penerimaan CPNS Guru dan terkadang membuat saya takut tidak lagi mendapatkan jam pelajaran.
 
Kepala Dinas Pendidikan Bangka Belitung, Drs. Soleh, MM sampaikan Babel merupakan Provinsi yang mendukung para guru honorer dan tenaga kependidikan untuk diangkat menjadi ASN tanpa test. Dan kami sudah mengirimkan surat resmi kepada Pemerintah Pusat.
 
Terkait kebijakan pengangkatan melalui regulasi P3K ( Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ), BKPSDM sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan BKPSDM Kabupaten / Kota untuk menyusun kualifikasi dan formasi guru yang dibutuhkan untuk disampaikan ke Pusat. Persyaratan dasar yang harus dipenuhi adalah syarat usia minimal 20 tahun dan maximal 59 tahun. Untuk pendaftaran, kami selaku instansi penyelenggara masih menunggu keputusan dari Kemendikbud dan Kemenpan RB. Provinsi Bangka Belitung pada September lalu mengusulkan formasi guru sebanyak 141.
 
Sikapi hal ini, Amri sampaikan dengan adanya peluang melalui Program Pemerintah Pusat 1 Juta tenaga P3K khusus guru, kami akan maximal membantu memperjuangkan hal ini. Saya dan Komisi 1 DPRD akan mengawal bersama dan untuk BKPSDM Babel dapat segera menindaklanjuti untuk usulan penambahan formasi juga usulan kolektif dari seluruh Kabupaten / Kota. Segera, saya juga akan berkoordinasi dengan Pak Gubernur, sampai Amri di akhir pertemuan.
 
Sumber : Sekretariat DPRD Babel
Berita : Utari (Pranata Humas)
Fotografer : Publikasi Setwan
© 2020 DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. All Rights Reserved.